Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

IKA FH Unair Tak Mau Sekadar Jadi Wadah Alumni, Ikut Bidik Akses Kerja

Kota Surabaya
4 min read
IKA FH Unair Tak Mau Sekadar Jadi Wadah Alumni, Ikut Bidik Akses Kerja
Rapat Kerja (Raker) IKA FH Unair di Plasa Airlangga, Surabaya, Sabtu (19/9/2026). Dok. IKA FH Unair.
  • IKA FH Unair menyiapkan lima program setahun ke depan, termasuk job fair, mentoring seleksi ASN, kegiatan jejaring alumni, konser tahunan, dan bedah buku.
  • Organisasi memperluas kerja sama dengan Kejati Jatim, IKAHI, INI, dan DPC Peradi untuk membuka peluang magang mahasiswa di kejaksaan, peradilan, kenotariatan, serta advokat.
  • Pengurus menegaskan IKA FH Unair harus berkontribusi bagi mahasiswa, almamater, alumni, dan masyarakat melalui tata kelola sehat, kolaborasi lintas fakultas, serta kepedulian sosial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Komisariat Fakultas Hukum (FH) mulai menggeser orientasi organisasi alumni dari sekadar wadah silaturahmi menjadi jaringan yang memberi manfaat langsung. Lima program kerja disiapkan dalam setahun ke depan, mulai dari job fair, mentoring seleksi ASN, hingga pembukaan akses magang mahasiswa di berbagai institusi penegak hukum.

Agenda tersebut disepakati dalam Rapat Kerja (Raker) IKA FH Unair di Plasa Airlangga, Surabaya, Sabtu (19/9/2026). Raker perdana setelah kepengurusan dilantik itu mengusung tema “Dengan Rapat Kerja Kita Tingkatkan Sinergi Alumni untuk Memperkokoh Kiprah IKA FH Unair di Masyarakat.”

Ketua IKA Unair Komisariat FH, Syaiful Ma'arif, mengatakan organisasi alumni tidak boleh berhenti pada aktivitas internal. Keberadaan IKA harus mampu menciptakan manfaat yang dapat dirasakan mahasiswa, alumni, almamater, hingga masyarakat.

“Pada prinsipnya raker ini yang utama seperti yang disampaikan dalam acara Rakerkom kemarin, bahwa kehadiran IKA itu harus bermanfaat buat almamater tercinta, bermanfaat buat mahasiswa, bermanfaat buat masyarakat, dan tentu juga bermanfaat buat alumni sendiri,” ujar Syaiful.

Salah satu program yang disiapkan adalah job fair. Agenda tersebut diarahkan untuk mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja sekaligus membuka akses terhadap informasi dan peluang karier. IKA FH Unair juga menyiapkan program mentoring bagi alumni yang akan mengikuti seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya alumni ikut membantu generasi setelahnya menghadapi proses rekrutmen dan memasuki dunia profesional. Sementara itu, jalan sehat dan fun run dirancang sebagai ruang memperkuat jejaring antarlulusan. Konser tahunan dan bedah buku juga disiapkan untuk menjaga interaksi alumni sekaligus memperkuat keterikatan dengan almamater.

Namun, kontribusi IKA FH Unair tidak hanya diarahkan melalui program internal. Jejaring dengan institusi profesi dan penegak hukum juga diperluas untuk membuka akses pengalaman profesional bagi mahasiswa.

IKA FH Unair telah membangun kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Jawa Timur, Ikatan Notaris Indonesia (INI), serta DPC Peradi Suara Advokat Indonesia.

Kerja sama tersebut antara lain diarahkan untuk membuka peluang magang mahasiswa FH Unair di lingkungan kejaksaan, peradilan, kenotariatan, hingga profesi advokat. “Yang kedua, dengan IKAHI (Ikatan Hakim Jawa Timur). Ini kaitannya dengan mahasiswa-mahasiswa magang di seluruh lingkungan peradilan Jawa Timur,” kata Syaiful.

Menurut dia, keberadaan jejaring alumni juga harus bermuara pada kepedulian sosial. Ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan, alumni diharapkan tidak berada di luar persoalan tersebut.

“Kalau misalnya alumni nanti mengadakan kerja bakti, ya harus bantuan untuk kemanusiaan seperti gempa, nah itu bermanfaat buat masyarakat, alumni hadir di situ,” tambahnya.

Syaiful menegaskan IKA FH Unair tidak ingin menjadi organisasi yang hanya mengumpulkan para lulusan dalam berbagai kegiatan seremonial. Alumni harus menjadi bagian dari ekosistem yang ikut memperkuat almamater sekaligus memberi kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Pengurus IKA Komisariat itu bukan hanya menerima alumni saja, tapi berkontribusi, itu yang utama,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal PP IKA Unair periode 2025-2030, Indra Nur Fauzi, menilai pelaksanaan raker menjadi bagian penting untuk memastikan kontribusi tersebut tidak berhenti sebagai gagasan. Menurutnya, organisasi yang sehat membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari landasan hukum, kepengurusan, penyusunan program melalui rapat kerja, hingga pelaksanaan dan evaluasi program.

“Raker ini menjadi sesuatu pembuktian bahwa organisasi Komisariat Fakultas Hukum ini membangun tidak hanya buat kegiatan, tetapi juga tata kelola organisasi yang sehat,” katanya.

Indra juga mendorong IKA FH Unair memperkuat kolaborasi dengan komisariat dan fakultas lain. Menurutnya, persoalan masyarakat semakin kompleks dan tidak dapat dilihat hanya dari satu perspektif keilmuan.

“IKA tidak hidup di ruang hampa. IKA hidup di masyarakat dan persoalan masyarakat itu beragam, tidak hanya masalah-masalah hukum, tapi banyak persoalan masyarakat juga mempunyai konsekuensi hukum yang harus diselesaikan,” ucapnya.

Ia menilai jaringan alumni FH Unair yang tersebar di berbagai bidang, termasuk institusi nasional dan dunia diplomasi, merupakan modal sosial yang dapat digunakan untuk memperluas jangkauan kontribusi.

Namun, menurut Indra, ukuran kiprah alumni bukan semata-mata jabatan atau posisi yang berhasil ditempati. Yang lebih penting adalah bagaimana posisi dan jejaring tersebut diterjemahkan menjadi manfaat yang lebih luas.

“Tidak hanya posisinya, tapi peran-peran implikasinya itu kepada masyarakat menjadi lebih luas,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More