Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gunung Semeru 3 Kali Muntahkan Awan Panas

Kab. Lumajang
2 min read
Gunung Semeru 3 Kali Muntahkan Awan Panas
Erupsi Gunung Semeru pada Kamis (5/11/2026) pagi. (Dok. PVMBG)
  • Gunung Semeru mengalami tiga kali erupsi berupa guguran awan panas pada Kamis pagi, dengan luncuran sejauh 3–4 kilometer ke arah barat daya.

  • BPBD Lumajang menyatakan belum ada laporan dampak signifikan, namun aktivitas gunung tetap dipantau karena status Semeru berada pada Level III atau Siaga.

  • PVMBG mengimbau warga tidak beraktivitas dalam radius 17 kilometer dari puncak dan menjauhi jalur lahar sejauh 500 meter untuk mengantisipasi banjir lahar dingin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lumajang, IDN Times - Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi kembali pada Kamis (5/11/2026) pagi. Hal ini terpantau dari munculnya awan putih di atas gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini.

  1. 1. Gunung Semeru dilaporkan 3 kali erupsi

    Gunung Semeru mengalami erupsi pada pagi hari, dengan kolom abu vulkanik membumbung dari puncak gunung.
    Erupsi Gunung Semeru pada Kamis (5/11/2026) pagi. (Dok. PVMBG)

    Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru melaporkan jika Gunung Semeru mengalami 3 kali erupsi pada pagi hari ini. Erupsi berupa guguran awan panas terjadi sejak sekitar pukul 06.30 WIB sampai 08.40 WIB.

    "Untuk guguran awan panas sejauh 3-4 ribu meter dan mengarah ke barat daya. Kita masih melakukan pemantauan hingga saat ini," terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho.

  2. 2. Belum ada dampak signifikan terkait erupsi ini

    Ilustrasi evakuasi bencana BPBD. Dok. Istimewa
    Ilustrasi evakuasi bencana BPBD. Dok. Istimewa

    Isnugroho menyampaikan jika saat ini belum ada laporan dampak signifikan dari erupsi kali ini. Tapi ia mengingatkan jika Gunung Semeru masih berada di Level III atau siaga.

    "Jadi masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar Gunung Semeru sesuai imbauan PVMBG. Kita juga menyiapkan pos pemantauan di kawasan Curah Kobokan," jelasnya.

  3. 3. PVMBG mengimbau tidak ada aktivitas radius 17 meter dari puncak Gunung Semeru

    ilustrasi aktivitas vulkanik Gunung Semeru
    ilustrasi aktivitas vulkanik Gunung Semeru (commons.wikimedia.org/M Joko Apriyo Putro)

    Lebih lanjut, Isnugroho juga menyampaikan jika berdasarkan rekomendasi PVMBG, jarak aman beraktivitas di Gunung Semeru adalah radius 17 kilometer. Jika lebih dekat, ada potensi terdampak erupsi dari gunung yang mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas ini.

    "Masyarakat juga diimbau untuk menjauh sekitar 500 meter dari jalur atau aliran lahar. Karena sewaktu-waktu bisa terjadi banjir lahar dingin," pungkasnya.

Related Articles

See More