166 Bus Trans Jatim Gratis buat Difabel, Berlaku di Semua Koridor!

Pemprov Jawa Timur menggratiskan layanan Bus Trans Jatim bagi penyandang disabilitas di seluruh delapan koridor yang dilayani 166 unit bus.
Enam koridor Trans Jatim beroperasi di Gerbangkertosusilo, sementara dua koridor Malang Raya menghubungkan Batu-Kota Malang serta Kota Malang-Kabupaten Malang.
Armada menyediakan akses kursi roda dari trotoar ke bus; pelajar, mahasiswa, dan santri mendapat tarif Rp2.500, dibanding tarif normal Rp5.000.
Surabaya, IDN Times - Kabar baik bagi penyandang disabilitas atau difabel di Jawa Timur (Jatim) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memastikan mereka bisa naik Bus Trans Jatim tanpa dipungut biaya alias gratis di seluruh koridor. Fasilitas ini berlaku untuk 166 unit bus yang saat ini beroperasi di delapan koridor.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebijakan tersebut diberikan untuk memperluas akses transportasi publik bagi penyandang disabilitas. Mereka bisa memanfaatkan layanan Trans Jatim tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.
âSaudara-saudara kita, penyandang disabilitas ini bisa menaiki Bus Trans Jatim di semua koridor secara gratis,â ujarnya.
Saat ini, layanan Trans Jatim telah menjangkau delapan koridor dengan total 166 unit bus. Enam koridor melayani kawasan Gerbangkertosusilo, sedangkan dua koridor lainnya berada di wilayah Malang Raya.
Dua koridor di Malang Raya tersebut yakni Koridor I yang menghubungkan Kota Batu dengan Kota Malang, serta Koridor II yang melayani perjalanan dari Kota Malang menuju Kabupaten Malang.
âJadi layanan untuk disabilitas ini berlaku untuk delapan koridor Bus Trans Jatim yang sudah beroperasi,â tambahnya. Kebijakan tarif gratis ini juga didukung fasilitas yang dirancang untuk memudahkan difabel mengakses bus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatum, Nyono mengatakan, armada Bus Trans Jatim telah menyediakan akses khusus bagi pengguna kursi roda. âJadi nanti ada tempat khusus untuk menaikkan kursi roda dari trotoar masuk ke dalam bus,â kata Nyono.
Selain menggratiskan perjalanan bagi difabel, Pemprov Jatim juga memberikan tarif khusus bagi pelajar, mahasiswa, dan santri. Kelompok tersebut cukup membayar Rp2.500 atau separuh dari tarif normal yang ditetapkan sebesar Rp5.000.





















