Gapeka 2026 Berlaku, Jangan Sampai Tertinggal KA akibat Jadwal Baru

KAI Daop 8 Surabaya menerapkan Gapeka 2026 mulai 1 Desember 2026, dengan perubahan jadwal keberangkatan, kedatangan, pola perjalanan, dan stasiun pemberhentian.
Dibanding Gapeka 2025, waktu tempuh KA Pasundan Surabaya Gubeng–Kiaracondong lebih singkat 53 menit, sedangkan KA Airlangga Surabaya Pasarturi–Pasar Senen berkurang 52 menit.
Penumpang diminta memeriksa ulang detail perjalanan dan datang lebih awal sesuai jadwal baru; tiket serta informasi tersedia melalui Access by KAI dan kanal resmi KAI.
Surabaya, IDN Times- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya tengah menerapkan penyesuaian jadwal perjalanan kereta api (API). Penyesuaian jadwal ini merupakan bagian dari Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 yang mulai diterapkan pada 1 Desember 2026.
Melalui Gapeka 2026, akan terdapat sejumlah penyesuaian perjalanan kereta api, meliputi jadwal keberangkatan dan kedatangan, pola perjalanan, serta stasiun pemberhentian. Penyesuaian ini tidak hanya ditujukan untuk mengoptimalkan operasional perjalanan, tetapi juga menghadirkan efisiensi waktu tempuh pada sejumlah kereta api.
Berdasarkan perbandingan dengan Gapeka 2025, pengurangan waktu tempuh terbesar terjadi pada KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng–Kiaracondong yang menjadi lebih cepat 53 menit. Sementara itu, KA Airlangga relasi Surabaya Pasarturi–Pasar Senen mengalami pengurangan waktu tempuh selama 52 menit. Efisiensi tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi pelanggan melalui waktu perjalanan yang lebih singkat dan mobilitas yang semakin efektif.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa pembukaan pemesanan tiket lebih awal memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sekaligus menyesuaikan agenda dengan jadwal terbaru yang berlaku.
"Pembukaan pemesanan tiket ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Seiring dengan pemberlakuan Gapeka 2026, terdapat sejumlah perubahan jadwal dan pola perjalanan, termasuk efisiensi waktu tempuh pada beberapa kereta api. Kami berharap penyesuaian ini dapat memberikan manfaat lebih bagi pelanggan melalui perjalanan yang semakin efisien," ujar Mahendro, Rabu (4/11/2026).
Sehubungan dengan perubahan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat yang akan bepergian mulai 1 Desember 2026 agar lebih cermat dalam memilih jadwal perjalanan. Calon penumpang diharapkan memastikan kembali tanggal keberangkatan, waktu keberangkatan dan kedatangan, stasiun asal dan tujuan, serta stasiun pemberhentian sesuai dengan tiket yang dibeli.
"Calon penumpang juga perlu menyesuaikan waktu keberangkatan menuju stasiun dengan jadwal terbaru agar dapat tiba lebih awal dan tidak tertinggal kereta api. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama bagi penumpang yang telah memiliki rencana perjalanan atau terbiasa menggunakan jadwal keberangkatan sebelumnya," sebutnya.
Pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mencari jadwal perjalanan, memilih kereta api sesuai kebutuhan, memeriksa ketersediaan tempat duduk, hingga menyelesaikan transaksi pembelian tiket secara praktis. KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan melalui kanal resmi guna memastikan transaksi berlangsung aman dan nyaman.
"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pembukaan pemesanan tiket ini dengan merencanakan perjalanan lebih awal. Pastikan kembali seluruh informasi perjalanan sebelum melakukan transaksi, khususnya jadwal keberangkatan dan kedatangan yang telah menyesuaikan Gapeka 2026. Informasi terbaru dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi KAI lainnya," tambah Mahendro.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api dan layanan KAI, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121 atau (021) 121. Pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan WhatsApp di nomor 0811-2223-3121 serta akun Instagram resmi @kai121_.





















