Golkar Bakal Beri Dukungan, Eri Belum Dapat Sinyal dari PDIP

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi belum mengetahui dirinya mendapat dukungan dari Partai Golkar untuk maju Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2024.
"Aku ora ngerti malah (aku tidak tahu malahan)," ujar Eri, Sabtu (13/1/2024).
Sejauh ini, komunikasi antara Eri dengan Partai Golkar hanya membahas soal kinerja yang telah dilakukan selama menjabat sebagai wali Kota Surabaya. Partai Golkar meminta Eri mempertahankan apa yang selama ini sudah dilakukan.
"Saya hanya disampaikan pada waktu bertemu, menyampaikan kinerja terus dipertahankan. Saya sampaikan bahwa, apa pun itu yang saya lakukan untuk umat," ungkap dia.
Eri menilai sinyal dukungan Golkar kepadanya itu adalah adanya kesamaan visi misi. Golkar dirasa memiliki kepentingan untuk mensejahterakan masyarakat Surabaya.
"Semua akan memiliki hal yang sama, karena tujuannya bagaimana menyejahterahkan masyarakat, membawa negara atau Surabaya kota yang makmur, aman dan nyaman. Semoga semua menjadi satu kekuatan besar membangun Surabaya lebih baik lagi. Itu saja harapannya," terang ga.
Ditanya soal Golkar akan bertemu dengan PDIP untuk membahas mengenai pencalonannya di Pilwali 2024, Eri mengaku belum mengetahui. Namun demikian, bila nantinya Eri mendapat penugasan dari PDIP untuk maju kembali di periode kedua, dia pun siap.
"Saya juga belum tahu (Golkar sowan ke PDIP), gak ngerti. Kita kan tergantung ditugaskan partai, mosok ujuk-ujuk munggah, lewat endi? (masa tiba-tiba naik, lewat mana? ). Saya harus tegak lurus dengan partai, karena saya juga diangkat dari partai. Jadi partai menugaskan kemana saya harus siap," tutur dia.
Sejauh ini PDIP juga belum memberi sinyal kepadanya untuk maju di periode kedua. PDIP masih fokus untuk memenangkan Ganjar-Mahfud.
"Tidak ada sinyal sama sekali pun. Karena beliau hari ini hanya satu yang ditugaskan ibu ketua umum (Megawati) kepada kami dari seluruh jajaran PDI Perjuangan, berjuanglah, bekerjalah untuk rakyat dan menangkan Ganjar-Mahfud," pungkas dia.



















