Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gempa Blitar, Gubernur Sebut Ada Early Warning System Sepanjang Pansel

Kab. Blitar
Gempa Blitar, Gubernur Sebut Ada Early Warning System Sepanjang Pansel
IDN Times/ Ardiansyah Fajar
Share Article

Surabaya, IDN Times - Musibah yang melanda di beberapa wilayah Indonesia menjadikan tiap kepala daerah terus siaga. Terbaru, gempa di Blitar dengan kekuatan 4,4 magnitudo terjadi Senin (1/10), sekitar pukul 6 pagi. Meski tergolong kecil, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo pun memperhatikan fenomena alam ini. Dia tidak ingin ada peristiwa yang sama seperti di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

  1. 1. Gubernur Jatim sepanjang sepanjang Pantai Selatan terpasang early warning system

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo mengatakan kalau kawasan Jatim semuanya diberikan sistem peringatan dini atau early warning system. Dia menuturkan, peringatan dini ini sudah berjalan. "Ya dipasanglah, tapi kita (Jatim) di sepanjang Pantai Selatan sufah ada semua," ujarnya saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/10).

  2. 2. Gubernur sebut peringatan dini di Jatim efektif

    BMKG
    BMKG

    Pakde juga mencontohkan seperti halnya bencana longsor di Ponorogo. Justru korbannya bukan dari warga, namun petugas di lapangan. Karena para warga sudah mengamankan diri ketika mengetahui peringatan dini. "Tapi ini juga kultural. Bukan semacam-macam alat saja," kata Gubernur dua periode ini.

  3. 3. Gempa Blitar dirasakan hingga Malang

    BMKG
    BMKG

    Sebelumnya, Blitar diguncang gempa 4,4 magnitudo pukul 05.46 WIB, Senin (1/10). Gempa ini berada di kedalaman 10 km. Tepatnya di laut 97 km Barat Daya Kabupaten Blitar, 8.95 LS dan 111.94 BT. Gempa di Blitar rupanya dirasakan hingga Malang. Tak hanya itu, kawasan Gondanglegi, Blitar baik kota maupun kabupaten turut merasakan getarannya.

Share Article

Related Articles

See More