200 Hektare Hutan Bondowoso Terbakar, Titik Api Masih Terdeteksi

Kebakaran hutan di Kawah Ilalang, Bondowoso, sejak 27 September 2026 menghanguskan sekitar 200 hektare; titik api masih terdeteksi melalui citra satelit.
Angin kencang, vegetasi kering, dan medan terjal mempercepat perambatan serta menyulitkan penanganan di Bondowoso, meski belum ada korban jiwa maupun luka.
Karhutla juga menyisakan titik api di Gunung Bancak, Magetan, dengan sekitar 5 hektare terbakar; penyebabnya masih diselidiki dan pemantauan terus dilakukan.
Surabaya, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur (Jatim) kembali meluas. Hingga Selasa (29/9/2026) pagi, sedikitnya 200 hektare kawasan hutan di wilayah Kawah Ilalang, Kabupaten Bondowoso, dilaporkan terbakar. Api masih terpantau melalui citra satelit di kawasan tersebut.
Kondisi medan yang terjal dan hembusan angin kencang menjadi kendala utama penanganan. Vegetasi yang kering juga membuat api disebut cepat merambat di kawasan hutan yang berada di wilayah Kecamatan Ijen tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan kebakaran terjadi sejak Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Titik awal api diketahui berasal dari lahan yang digunakan untuk berladang.
“Masih terpantau ada titik api dari citra satelit di area Kawah Ilalang,” ujarnya tertulis.
Kebakaran melanda kawasan Kawah Ilalang Blok 90C, 88C, dan 87C, RPH Blawan, BKPH Sukosari, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen. Luasan kawasan yang terbakar diperkirakan mencapai ±200 hektare.
Kondisi angin yang cukup kencang membuat api lebih mudah menjalar. Ditambah kontur kawasan yang terjal, sejumlah titik api sulit dijangkau oleh petugas di lapangan.
Meski kobaran api melahap kawasan hutan dalam luasan besar, hingga laporan terbaru tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
BPBD Jatim bersama BPBD Bondowoso masih melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan memantau perkembangan titik api. Penanganan juga melibatkan TNI/Polri, Perhutani Bondowoso, PT Medco Cahaya Geothermal Ijen, serta pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
Di wilayah lain, karhutla juga masih terpantau di Gunung Bancak, Kabupaten Magetan. Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 12.50 WIB itu hingga Selasa pagi masih menyisakan titik api di sisi barat gunung berdasarkan citra satelit.
Kebakaran di Gunung Bancak tercatat melanda kawasan sekitar Dukuh Sambiroto, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan, hingga Dukuh Bondot, Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan. Luas hutan yang terbakar diperkirakan sekitar 5 hektare.
Berbeda dengan Bondowoso, kendala utama penanganan di Gunung Bancak adalah posisi titik api yang berada di lereng gunung dengan medan sangat terjal. Petugas melakukan pemantauan dari sisi Balerejo sembari berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan.
“Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Gatot.
BPBD Jatim dan BPBD kabupaten masing-masing terus berkoordinasi dengan unsur Forkopimca, TNI/Polri, perangkat desa, serta masyarakat untuk memantau perkembangan kebakaran.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















