Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

2 Lifter Jatim Sumbang Medali, Gubernur Khofifah Langsung Video Call

Kota Surabaya
3 min read
2 Lifter Jatim Sumbang Medali, Gubernur Khofifah Langsung Video Call
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat VC dua atlet Jatim. Dok. Pemprov Jatim.
  • Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi kelas 75 kg putra Asian Games 2026 dengan total 366 kg, unggul satu kilogram atas lifter Thailand Weeraphon Wichuma.

  • Luluk Diana Tri Wijayana menyumbang perunggu nomor 49 kg putri lewat total angkatan 191 kg, terdiri dari snatch 88 kg dan clean and jerk 103 kg.

  • Gubernur Khofifah mengapresiasi keduanya melalui video call; rencana penyambutan di Jawa Timur menyesuaikan jadwal latihan dan keputusan pelatih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Nama Jawa Timur (Jatim) kembali muncul di podium Asian Games 2026. Dua lifter asal Jatim, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana, menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu untuk Indonesia dari arena angkat besi di Jepang.

Rahmat menjadi sorotan setelah tampil sebagai juara kelas 75 kilogram putra. Lifter asal Jatim itu membukukan total angkatan 366 kilogram, hasil dari snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram. Catatan tersebut hanya unggul tipis satu kilogram dari lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatat total angkatan 365 kilogram.

Sementara itu, Luluk Diana Tri Wijayana mengamankan medali perunggu pada nomor 49 kilogram putri. Atlet asal Pacitan tersebut mencatat total angkatan 191 kilogram, dengan rincian snatch 88 kilogram dan clean and jerk 103 kilogram.

Prestasi Rahmat dan Luluk mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Khofifah menyapa langsung kedua atlet melalui sambungan video call dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/9/2026).

Khofifah menyampaikan rasa bangganya atas capaian kedua atlet, sekaligus mengapresiasi proses panjang yang mereka jalani selama persiapan di pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

“Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa Timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa,” ujarnya.

Khusus kepada Rahmat, Khofifah berharap medali emas Asian Games menjadi pijakan untuk mengejar target berikutnya di panggung olahraga internasional, termasuk Olimpiade. “Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olympic juga dapat emas ya Rahmat,” katanya.

Rahmat dan Luluk sendiri belum langsung kembali ke Jatim setelah pertandingan. Jadwal latihan dan agenda tim masih menjadi prioritas sehingga rencana penyambutan keduanya di Gedung Negara Grahadi akan menyesuaikan keputusan pelatih.

Khofifah mengatakan pemerintah daerah akan mengikuti pengaturan dari tim pelatih agar agenda penyambutan tidak mengganggu persiapan atlet. “Kami nanti akan menyesuaikan, biar pelatih yang mengatur jadwal kalau dimungkinkan bisa ke Jawa Timur pada 1 Oktober bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila,” ucapnya.

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil mengatakan perhatian pemerintah daerah terhadap atlet menjadi bagian penting setelah mereka menyelesaikan tugas membela Indonesia di level internasional.

“Kebetulan hari ini bisa komunikasi dengan Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana, dua atlet Jatim yang mendapatkan satu medali emas dan satu medali perunggu. Mereka sangat senang dan merasa diperhatikan oleh Ibu Gubernur Khofifah,” kata Nabil.

Selain Rahmat dan Luluk, sejumlah atlet asal Jatim juga tercatat memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games 2026. Mereka antara lain Ihram dari cabang canoe-rowing, Seraf Naro Siregar dari wushu, Febriana Dwipuji Kusuma dari bulu tangkis, Feri Yudoyono dari balap sepeda, serta Syaiful Rijal dari sepak takraw.

Capaian dua lifter Jatim tersebut sekaligus menambah daftar kontribusi atlet daerah dalam persaingan olahraga tingkat Asia. Rahmat membawa pulang emas setelah memenangkan persaingan ketat dengan selisih satu kilogram, sedangkan Luluk memastikan perunggu lewat total angkatan 191 kilogram.

Dua medali tersebut menjadi hasil yang tidak hanya tercatat di papan klasemen bagi Jatim, tetapi juga menunjukkan kontribusi atlet daerah dalam perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Khofifah pun berpesan agar kedua atlet menjaga kesehatan dan terus mempertahankan semangat berlatih. “Pokoknya sehat, sekali lagi selamat, semangat dan terus sukses Mas Rahmat dan Mbak Luluk,” pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More