Surabaya, IDN Times - Memanasnya konflik antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat berdampak pada penerbangan umrah dari Indonesia ke Arab Saudi. Ribuan jemaah asal Jawa Timur (Jatim) pun diperkirakan merasakan imbasnya.
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jatim, Muhammad Sufyan Arif membenarkan bahwa memang ada penerbangan umrah yang terdampak konflik di timur tengah tersebut. Khususnya penerbangan yang transit.
"Ya sampai saat ini memang ada beberapa penerbangan yang cancel flight," ujarnya kepada IDN Times.
Adapun penerbangan yang mengalami pembatalan penerbangan umrah ialah pesawat yang transit ke sejumlah bandara. Yakni Amman, Kuwait, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Bahrain, Moscow dan Peshawar.
"Yang transit melalui ini semua cancel, kalau airlines apa saja saya kurang paham juga," ucap Sufyan.
Sementara untuk penerbangan langsung, kata Sufyan, dipastikan tetap lancar. "Sampai pagi ini pesawat yang direct flight, alhamdulillah masih terbang seperti Garuda, Saudi Airlines, dan Lion Air," bebernya.
Terkait jumlah rinci jemaah umrah asal Jatim yang terdampak, Sufyan belum dapat memastikan. Namun jika diperkirakan mencapai ribuan, karena Ramadan menjadi momen favorit untuk ke Tanah Suci melaksanakan ibadah umrah.
"Mohon maaf kurang tahu saya jumlah jemaah yang terdampak. Data pastinya di Kemeterian Haji," pungkasnya.
