Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Evakuasi Dramatis Mayat Perempuan dari Mobil di Bandara Juanda
Proses evakuasi perempuan meninggal dalam mobil di Bandara Juanda. Dok. Kantor SAR Surabaya.
  • Tim SAR Surabaya mengevakuasi jasad perempuan dari mobil di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda setelah memecahkan kaca untuk membuka akses ke dalam kendaraan.
  • Evakuasi dilakukan dengan koordinasi antara SAR, Avsec, InJourney, dan kepolisian, disertai olah TKP oleh Tim Inafis Polda Jatim serta Polsek Sedati guna mengungkap penyebab kematian korban.
  • Kasus terungkap berkat laporan pengemudi taksi online yang mencium bau menyengat dan melihat cairan menetes dari mobil; jenazah kini dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk autopsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sidoarjo, IDN Times – Proses evakuasi jasad perempuan yang ditemukan di dalam mobil di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Rabu (24/6/2026), berlangsung dramatis. Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya harus memecahkan kaca mobil untuk membuka akses sebelum mengevakuasi korban yang diduga telah meninggal dunia selama beberapa hari.

Begitu menerima laporan, Kantor SAR Surabaya langsung mengerahkan satu tim penyelamat lengkap dengan peralatan Vehicle Accident Rescue (VAR) menuju lokasi. Jarak yang relatif dekat antara kantor SAR dan Bandara Juanda membuat tim segera tiba di tempat kejadian.

Sesampainya di lokasi, tim rescue lebih dulu berkoordinasi dengan Satgaspam Bandara Juanda, personel InJourney, Aviation Security (Avsec), serta aparat kepolisian yang tengah melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 13.14 WIB, setelah mendapat izin dari penyidik, tim SAR mulai membuka akses ke dalam mobil dengan memecahkan kaca pintu penumpang belakang sebelah kiri menggunakan alat management glass.

"Jenazah perempuan yang ditemukan kemudian kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit.

Ruang kabin mobil yang sempit membuat proses evakuasi berlangsung hati-hati. Tim harus memastikan jasad dapat dikeluarkan tanpa mengganggu proses identifikasi maupun barang bukti yang masih berada di dalam kendaraan.

Secara bersamaan, Tim Inafis Polda Jawa Timur bersama Polsek Sedati melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kematian korban dan merekonstruksi kronologi kejadian.

Setelah sekitar satu jam proses penanganan di lokasi, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi. Tepat pukul 14.15 WIB, jenazah diserahkan kepada penyidik kepolisian untuk dibawa ke RS Bhayangkara Porong guna menjalani autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus itu terungkap setelah sejumlah pengemudi taksi online mencium bau menyengat dari arah mobil tersebut. Kecurigaan mereka semakin kuat ketika melihat cairan menetes dari bawah kendaraan. Setelah mengintip ke dalam kabin, mereka mendapati seorang perempuan dalam kondisi tidak bergerak di kursi penumpang depan dan segera melaporkannya kepada petugas keamanan bandara.

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Garis polisi masih terpasang di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Editorial Team

Related Article