Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Enam Pasien Positif Corona, Khofifah Pastikan Semua Asal Surabaya

Enam Pasien Positif Corona, Khofifah Pastikan Semua Asal Surabaya
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berbincang dengan wartawan, Selasa (17/3). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Share Article

Surabaya, IDN Times - Keenam pasien positif virus corona atau covid-19 dipastikan asal Surabaya. Saat ini para pasien tersebut ditangani di beberapa rumah sakit di Kota Pahlawan. Sayangnya, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa tidak mau membeberkan lebih jauh rumah sakitnya.

"Enam terkonfirmasi semua dari Surabaya, di rumah sakit yang ada di Surabaya," ujarnya saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Selasa (17/3) malam.

1. Kondisi keenam pasien stabil

Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Khofifah menyampaikan kondisi keenam pasien positif virus corona ini stabil. Ia mendapat informasi bahwa para pasien mempunyai kondisi ketahanan tubuh yang bagus.

"Enam kondisi dalam keadaan sehat, karena kalau olahraga bagus ketahanan tubuh bagus sangat membantu," kata Khofifah.

Ia juga mengapresiasi salah satu pasien yang yang berinisiatif memeriksakan dirinya sendiri ke rumah sakit ketika mengalami gejala sakit virus corona. "Ada yang mereka memeriksakan diri dan minta dirawat ada tanda yang mengindikasikan mereka proaktif, hasilnya positif. Harapan sembuh kalau punya keinginan ngecek," ucap Khofifah.

2. Pemerintah melacak dan memetakan pergerakan keenam pasien sebelum positif

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berbincang dengan wartawan, Selasa (17/3). IDN Times/Ardiansyah Fajar
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berbincang dengan wartawan, Selasa (17/3). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Adanya temuan pasien positif virus corona ini, Khofifah menginstruksikan langsung melacak pergerakan keenamnya. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini bahkan mengaku telah menyiapkan pemetaannya secara digital.

"Tracing langsung sudah kita siapkan secara digital titik-titik misalnya komunikasi sama siapa, di mana," kata dia. Sayangnya, dia enggan menyebutkan lebih jauh riwayat perjalanan pasien tersebut.

3. Keluarga pasien positif masih diperiksa

Ilustrasi suasana Ruang Isolasi Khusus RSUD dr Soetomo. (IDN Times/Fitrja Madia)
Ilustrasi suasana Ruang Isolasi Khusus RSUD dr Soetomo. (IDN Times/Fitrja Madia)

Untuk para keluarga pasien, tim medis segera dikerahkan jemput bola. Mereka saat ini masih berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Apabila ada keluhan gejala virus corona, mereka akan dinaikkan statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan segera diisolasi.

"Sekarang kalau kelurga konfirmasi mereka (tim medis) tracing, mereka lakukan langkah preventif bisa isolasi mandiri maupun layanan," Khofifah membeberkan.

Gubernur kelahiran Surabaya ini juga membeberkan jumlah PDP di Jatim ada 16 orang. Kemudian ODP 25 orang. "(Positif) kan yang mengumumkan pusat," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Gus Ipul: Gedung SRMA Surabaya 90 Persen, Ditarget Siswa Pindah Juli

26 Jun 2026, 23:00 WIBNews