Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ekspedisi Gahvara Yava Tambah Peta Gua Luweng Ombo Jadi 8,2 Km

Kab. Pacitan
Ekspedisi Gahvara Yava Tambah Peta Gua Luweng Ombo Jadi 8,2 Km
Ekspedisi gua di Pacitan. Dokumentasi Gahvara Yava 2026
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 menambah pemetaan Gua Luweng Ombo sepanjang 1.242,5 meter, sehingga total panjangnya mencapai 8.242,5 meter.
  • Gua vertikal sedalam 246 meter ini kini menjadi gua terpanjang ketujuh di Indonesia, naik dari peringkat kesembilan, sekaligus tetap terdalam di Pulau Jawa.
  • Tim mengambil sampel biologis dan menemukan lorong yang belum dieksplorasi, meski menghadapi lumpur dalam serta minim oksigen; Pemkab Pacitan melihat potensi wisata minat khusus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pacitan, IDN Times - Pada perayaan HUT Republik Indonesia ke-81, puluhan orang penelusur gua (caver) yang tergabung dalam ekspedisi Gahvara Yava Expedition 2026 berhasil memetakan sisi terjauh Gua Luweng Ombo di Dusun Petung, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Gua Luweng Ombo adalah gua vertikal (sinkhole) terdalam di pulau jawa dengan kedalaman mencapai 246 meter ke dalam perut bumi. Selain dalam, gua Luweng Ombo juga memiliki catatan  pernah dijelajahi dengan jarak terjauh hingga 7,3 kilometer.

Catatan tersebut ditorehkan pada ekspedisi sebelumnya yang dilakukan oleh Latgab Jabodetabeka di tahun 2025. Pada ekspedisi Gahvara Yava 2026,  panjang gua yang berhasil terpetakan bertambah 1.242,5 meter. 

"Ekspedisi Gahvara Yava 2026 sesuai dengan targetan kita pada ekspedisi kali ini,  kita mau menambah panjang peta Gua Luweng Ombo ini dan Alhamdulillah kita berhasil menambah panjang peta Luweng Ombo ini sepanjang 1.242,5 meter yang menjadikan total panjang peta Gua Luweng Ombo sekarang menjadi 8.242,5 meter," ujar Ketua Ekspedisi Gahvara Yava 2026, Guntur Pambudi, Senin (17/8/2026). 

Lewat Ekspedisi Gahvara Yava 2026, Gua Luweng Ombo masih menjadi gua vertikal terdalam di Pulau Jawa. Namun dengan pemetaan terbaru ini, Luweng Ombo menjadi gua terpanjang nomor 7 di Indonesia. "Luweng Ombo ini tadinya gua terpanjang nomor 9 di Indonesia. Sekarang peringkatnya naik menjadi nomor-7 dengan penambahan pemetaan ini," ucapnya.

Dalam ekspedisi Gahvara Yava 2026 yang merupakan ekspedisi speleologi terbesar se-Indonesia ini, para penelusur gua juga mengambil sejumlah sampel biologis yang hidup di dalam gua seperti udang dan kepiting untuk diteliti lebih lanjut. 

Meski sudah terjelajahi hingga 8.242,5 meter, Gua Luweng Ombo dinyatakan masih memungkinkan untuk kembali dieksplorasi lebih jauh lagi karena tim Gahvara Yava menduga masih ada lorong yang bisa dijelajahi di titik terakhir penjelajahan dengan status Continue Unexplored. "Jadi lorongnya masih berlanjut dan belum di eksplorasi. Kesulitan utama dari Gua Long Ombo ini yang pertama adalah lumpur yang sangat dalam.Di beberapa titik kedalamannya mencapai dada sampai leher orang dewasa, itu yang menghambat pergerakan kita. Kemudian di beberapa seksi dari lorong Gua Luweng Ombo ini ada fenomena namanya hiperventilasi atau minim oksigen yang menyebabkan gejalah hipoksia terhadap penelusur yang didalam," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi keberhasilan yang ditorehkan oleh tim Gahvara Yava 2026 dalam eksplorasi gua terbesar di Indonesia yang pernah dilakukan. 

"Saya sangat bangga, luar biasa bangga sekali," ujarnya.

Selain itu, Indrata yang juga ikut turun ke dasar mulut gua mengatakan, setelah melihat potensi dari dalam Gua Luweng Ombo secara langsung, ada potensi wisata yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Pacitan.

"Tentunya di Luweng Ombo ini cocok sekali untuk dijadikan obyek bisata minat khusus, belum bisa untuk seluruh orang," ucapnya.

Indrata berharap ekspedisi Gua Luweng Ombo bisa dilanjutkan kembali tahun depan. Sebab, pada titik terakhir eksplorasi, masih ada lorong-lorong yang berpotensi untuk dijelajahi kembali.

"Mungkin  kami akan mencoba juga komunikasi dengan pemerintah kusat tentunya  untuk bisa memberikan support untuk eksplorasi yang lebih dalam lagi, lebih jauh lagi, untuk kepentingan ilmu pengetahuan  dan pemetaaan kita juga serta mengetahu potensi-potensi yang ada di dalam gua Luweng Ombo," pungkasnya.

Selain eksplorasi gua, pada kegiatan Gahvara Yava 2026 juga digelar upacara peringatan HUT RI ke-81 dengan cara yang berbeda. Indrata yang berada di dalam Gua Luweng Ombo menjadi inspektur upacara secara terpisah dengan peserta upacara yang berada di atas mulut gua. Dalam upacara tersebut, para caver juga melakukan pengibaran bendera berukuran raksasa di mulut Gua Luweng Ombo, atau 110 meter, di atas kepala Indrata yang berada di bawah mulut gua. 

    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Articles

    See More