Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dear Warga Surabaya, Mulai Hari Ini Polisi Gelar Operasi Kendaraan
Polrestabes Surabaya saat menggelar apel Ops Patuh Semeru 2026. (Dok. Humas Polrestabes Surabaya)
  • Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya berlangsung 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan penindakan melalui tilang manual, ETLE, dan teguran bagi pelanggar lalu lintas.

  • Pelaksanaan operasi menggabungkan langkah preemtif 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen, sehingga edukasi serta pencegahan menjadi fokus utama kepolisian.

  • Polisi menargetkan penurunan kecelakaan lalu lintas dan peningkatan budaya tertib berkendara, sambil menegaskan personel wajib bertindak sesuai aturan tanpa penyalahgunaan wewenang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya , IDN Times - Operasi Patuh Semeru 2026 di Kota Surabaya mulai digelar hari ini, Senin (26/10/2026). Polisi akan melakukan penindakan berupa tilang manual, tilang menggunakan ETLE dan teguran bagi pengendara yang melanggar lalu lintas.

Operasi akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan, mulai tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2026. Operasi ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengatakan, dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Semeru 2026 mengombinasikan langkah preemtif sebesar 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen. Komposisi tersebut menempatkan edukasi serta pencegahan sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat lebih tertib berlalu lintas.

"Penindakan pelanggaran dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan tilang manual secara terukur," ujarnya saat apel.

Kepolisian juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dijalankan sesuai aturan dan tidak disertai penyalahgunaan wewenang. Personel yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindak.

Luthfie pun mengingatkan seluruh personel, terutama polisi lalu lintas, agar menjaga sikap, tutur kata, dan penampilan saat berinteraksi dengan masyarakat. “Jadilah polisi yang dicintai oleh masyarakat, bukan yang ditakuti dan dihindari oleh masyarakat,” ucapnya.

Operasi ini digelar sebagai salah satu upaya menekan kecelakaan lalu lintas dan dampak fatal yang dapat ditimbulkannya. Kepatuhan terhadap aturan di jalan diharapkan tumbuh sebagai kebiasaan bersama, sehingga keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya lebih terjaga.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, kepolisian berharap kesadaran masyarakat Jawa Timur untuk berkendara dengan tertib semakin meningkat. Para Kepala Satuan Lalu Lintas di jajaran juga diminta melaksanakan analisis dan evaluasi setiap hari serta menyampaikan hasil kegiatan kepada media sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada publik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article