Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Data Damkar: Kebanyakan Kebakaran saat Mudik Dipicu Lupa Cabut LPG-Listrik

Data Damkar: Kebanyakan Kebakaran saat Mudik Dipicu Lupa Cabut LPG-Listrik
Ilustrasi kebakaran rumah (pexels.com/Aleks Magnusson)
Intinya Sih
  • DPKP Surabaya mengimbau warga yang mudik untuk memastikan rumah aman dengan mencabut perangkat listrik dan melepas tabung LPG guna mencegah kebakaran.
  • Laksita Rini menegaskan, kebakaran saat musim mudik sering terjadi akibat kelalaian seperti lupa mematikan listrik atau melepas gas, bahkan bisa dipicu gangguan hewan.
  • Damkar Surabaya tetap siaga selama libur Lebaran dan mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan sembarangan karena berisiko memicu kebakaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surabaya, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengingatkan kepada masyarakat yang hendak mudik untuk mengecek seluruh kondisi rumah. Sebab, berdasarkan peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa tahun lalu selama mudik, dipicu karena pemilik rumah sering lupa mencabut LPG hingga mematikan listrik.

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Salah satu langkah yang perlu diperhatikan adalah memeriksa instalasi listrik dan memastikan perangkat yang tidak digunakan telah dicabut dari sumber listrik.

“Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai sebaiknya dicabut. Lampu yang dinyalakan cukup lampu teras saja, dan jika memungkinkan gunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari agar lebih aman,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Selain instalasi listrik, Laksita Rini juga meminta warga memastikan keamanan instalasi gas di rumah. Tabung LPG dianjurkan untuk dilepas sebelum mudik guna mencegah kebocoran gas yang berpotensi memicu kebakaran. Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan gas rumah tangga seperti PGN yang sebaiknya dimatikan sementara saat rumah ditinggalkan.

Menurutnya, berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir, kebakaran saat musim mudik kerap dipicu kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan instalasi listrik atau melepas tabung LPG. Dalam kondisi rumah kosong, berbagai hal tak terduga juga bisa terjadi, termasuk gangguan dari hewan seperti tikus yang dapat merusak atau menyenggol instalasi listrik.

“Karena itu kami mengimbau seluruh warga memastikan steker listrik dimatikan dan instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan mudik,” jelasnya.

Laksita Rini menambahkan, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk evakuasi dan penyelamatan yang membutuhkan bantuan petugas.

Ia berharap selama libur Lebaran tidak terjadi peristiwa yang membahayakan keselamatan warga. Dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat mudik dengan tenang tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

“Kami berharap rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir,” tuturnya.

Di sisi lain, Laksita Rini juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan, khususnya anak-anak. Selain berbahaya, petasan juga berpotensi memicu kebakaran apabila digunakan secara sembarangan.

“Petasan yang dilempar atau dimainkan sembarangan sangat berbahaya karena arah jatuhnya tidak bisa diprediksi. Hal yang sama juga berlaku untuk kembang api yang harus digunakan secara hati-hati,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More