Bulog Jatim Pastikan Stok Beras 1 Juta Ton Aman hingga Lebaran

- Bulog Jatim memastikan stok beras sekitar 1 juta ton dan minyak goreng 2,1 juta liter aman untuk kebutuhan Ramadan hingga Lebaran 2026.
- Sejak Januari 2026, Bulog telah menyalurkan 42 ribu ton beras SPHP dan 9 juta liter Minyakita guna menjaga stabilitas harga di pasar.
- Tingkat serapan gabah mencapai 588 ribu ton GKP atau setara 300 ribu ton beras, menjadi kontribusi terbesar nasional dalam menjaga ketersediaan pangan.
Surabaya, IDN Times – Perum Bulog memastikan stok pangan pokok di Jawa Timur (Jatim) dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 2026. Hingga pertengahan Maret, stok beras yang tersedia di gudang Bulog Jatim tercatat mencapai sekitar 1 juta ton, sementara stok minyak goreng Minyakita berada di kisaran 2,1 juta liter.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho mengatakan ketersediaan stok tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
“Untuk stok beras dan minyak goreng dipastikan aman untuk menghadapi Lebaran,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Selain menjaga stok, Bulog Jatim juga aktif menyalurkan komoditas pangan ke pasar guna menstabilkan harga. Sejak Januari 2026, Bulog telah menyalurkan sekitar 42 ribu ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 9 juta liter minyak goreng Minyakita.
Di sisi lain, Bulog Jatim juga mencatat capaian serapan gabah yang tinggi pada musim panen awal tahun ini. Hingga saat ini, serapan mencapai 588 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara sekitar 300 ribu ton beras, yang menjadi kontribusi terbesar secara nasional.
Menurut Langgeng, tingginya serapan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan stok pangan di Jatim menjelang Idul Fitri.

















