Cuaca Ekstrem Landa Magetan, Pohon Mahoni Tumbang Timpa 2 Pemotor

- Hujan deras dan angin kencang di Magetan menyebabkan pohon mahoni tumbang di Jalan Raya Parang–Lembeyan, menimpa dua pengendara motor pada Rabu malam.
- Dua perempuan asal Desa Pragak mengalami luka serius di kepala dan wajah, lalu dirujuk ke RSUD Magetan setelah mendapat perawatan awal di Puskesmas Parang.
- Wakil Bupati Magetan menegaskan keselamatan korban jadi prioritas dan mengimbau warga segera melapor jika menemukan pohon rawan tumbang untuk mencegah kejadian serupa.
Magetan, IDN Times – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon mahoni tumbang dan menimpa pengendara motor di Jalan Raya Parang–Lembeyan, Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dua perempuan yang berboncengan mengalami luka serius akibat kejadian ini.
1. Pohon tumbang saat hujan dan angin kencang

Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengatakan pohon mahoni roboh tepat saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Pohon jenis mahoni tumbang dan mengenai pengendara sepeda motor yang sedang melintas sehingga korban terjatuh dan mengalami luka-luka,” ujarnya.
Batang pohon yang melintang di badan jalan sempat membuat arus lalu lintas Parang–Lembeyan tersendat sebelum akhirnya dibersihkan petugas BPBD bersama warga.
2. Dua korban alami luka di kepala dan wajah

Motor Honda Beat Street bernopol AE-4412-OI dikendarai Cindy Endang Lestari (24) yang membonceng Luna Alisa (17), keduanya warga Desa Pragak, Kecamatan Parang.
Cindy mengalami luka di bagian belakang kepala, bibir robek, dan luka di pelipis. Sementara Luna mengalami luka robek di pelipis kanan serta bengkak di bagian belakang kepala.
Setelah mendapat penanganan awal di Puskesmas Parang, keduanya dirujuk ke RSUD Magetan untuk perawatan lebih lanjut.
3. Warga diminta melapor pohon rawan tumbang

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, yang datang ke lokasi menegaskan keselamatan korban menjadi prioritas.
“Ini musibah. Mudah-mudahan kita berupaya keras supaya korban selamat dulu. Soal bantuan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar beban keluarga bisa segera terkurangi,” katanya.
Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan jika menemukan pohon yang doyong atau rawan tumbang ke RT, RW, pemerintah desa, hingga Dinas Lingkungan Hidup untuk mencegah kejadian serupa terulang.


















