Niat Diservis, Senapan Angin di Surabaya Malah Memakan Korban

- Sebuah senapan angin meletus saat diservis di Jalan Gembong Tebasan, Surabaya, dan menyebabkan seorang pria bernama AM (45) menjadi korban.
- Senapan tersebut dibawa oleh T dari Bangkalan atas permintaan temannya untuk diperbaiki karena macet dan tidak berfungsi dengan baik.
- Saat T mencoba menunjukkan kondisi senapan kepada tukang servis, pelatuk tertarik secara tak sengaja hingga peluru mengenai hidung korban yang duduk sekitar lima meter jauhnya.
Surabaya, IDN Times - Senapan angin di Surabaya meletus dan memakan korban saat sedang diservis. Korban adalah AM (45) warga Jalan Kalianak, Kecamatan, Asemrowo, Surabaya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gembong Tebasan, Genteng pada Rabu (10/6/2026). Saat itu, senapan dibawa ke tukang servis oleh seorang bernama T warga Bangkalan.
Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat T dimintai tolong temannya membawa senapan angin yang rusak ke tukang servis. Senapan angin tersebut macet dan tidak bisa digunakan.
"Terlapor dimintai tolong oleh temannya di Mojokerto, untuk membawa senapan angin laras panjang ke tukang servis di Surabaya, dikarenakan senapan angin tersebut macet atau tidak berfungsi," ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Di dalam senapan tersebut masih terdapat satu amunisi yang macet. T sudah diperingatkan oleh pemilik senapan agar berhati-hati.
"Terlapor membawa senapan tersebut dengan cara diikat di samping sepeda motornya dalam perjalanan ke Surabaya," jelasnya.
Sampai di tukang servis, senapan masih terikat di samping sepeda motor dengan ujung laras menghadap depan searah sepeda motor. Kemudian T memberi tahu kondisi senapan tersebut. T juga menjelaskan kepada tukang servis bahwa senapan tersebut macet.
Sayangnya, saat T mempraktikkan dengan memasukkan jarinya dan menarik pemicu senapan, pelatuk senapan bisa ditarik dan mengenai orang.
" Korban yang saat itu sedang duduk di jarak 5 meter dari posisi terlapor, terkena tembakan senapan angin yang mengenai bagian hidung korban," pungkasnya.


















