Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rekonstruksi Pembunuhan Satpam Surabaya Peragakan 20 Adegan

Rekonstruksi Pembunuhan Satpam Surabaya Peragakan 20 Adegan
Rekonstruksi pembunuhan satpam di Surabaya, Jumat (12/6/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)
Intinya Sih
  • Rekonstruksi pembunuhan satpam DM di Surabaya menampilkan 20 adegan, memperlihatkan tersangka OA menusuk korban dan mengambil barang berharga milik korban.
  • Tersangka OA memperagakan seluruh rangkaian aksi, mulai dari tiba di lokasi, melakukan penusukan berulang kali, hingga membersihkan darah dan menggeledah tubuh korban.
  • Motif pembunuhan diduga karena perselisihan tanggung jawab pembayaran pinjaman online antara korban dan tersangka yang sebelumnya merupakan teman dekat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Setidaknya ada 20 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi pembunuhan satpam berinsial DM (48) di Jalan Sukomanunggal Jaya, Blok D, Surabaya, Jumat (12/6/2026). Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka yakni OA memperagakan adegan menusuk korban hingga mengambil barang berharga korban.

Pantauan IDN Times, dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan mulai dari tiba sampai pergi. Pada adegan pertama, tersangka tiba di lokasi menggunakan motornya sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian dilanjutkan parkir motor di dekat musalah.

Adegan berikutnya, tersangka bersalaman dengan korban yang sedang duduk. Tak lama, tersangka masuk ke dalam toilet untuk mencuci tangan.

Kemudian, tersangka mengambil pisau dari jok motornya. Tersangka mendekati korban dan menunjukkan pisau.

Tak lama, pisau yang ditunjukkan tersangka itu direbut korban dan ditusukkan ke tangan tersangka. Pisau yang dipegang korban terlepas kemudian diambil tersangka.

Tersangka yang membawa pisau itu kemudian lari mengejar korban. Lalu, tersangka menusuk punggung belakang kiri korban di depan pos satpam.

Adegan berikutnya, tersangka menusuk korban lagi di depan pintu pos. Tersangka menghujani korban dengan tusukan di dalam pos.

Adegan ke-13, korban terkapar di pos. Tak lama, tersangka keluar pos lalu masuk ke dalam toilet untuk membersihkan pisau dan pakaiannya.

Kemudian, tersangka mengambil alat pel lantai dari toilet dan berjalan ke arah pos membersihkan ceceran darah di lantai.

Sesaat kemudian, adegan beralih ke dalam pos, tersangka menggeledah tubuh korban dan mengambil uang. Sesaat kemudian, tersangka mengambil ponsel korban yang berada di lokasi pertemuan pertama lalu pergi meninggalkan korban.

" 20 adegan (diperagakan), adegan 10 tersangka menusuk korban," ujar salah satu penyidik.

Sebelumnya, seorang petugas keamanan ditemukan bersimbah darah di pos satpam, Jalan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya pada Minggu (10/6/2026). Pelaku merupakan OA yang merupakan teman korban.

Motif pembunuhan ini ditengarai masalah pinjaman online (pinjol). Uang pinjaman tersebut digunakan bersama antara korban dengan tersangka.

Seiring berjalannya waktu, muncul perselisihan tanggung jawab pembayaran pinjol. Masalah ini lah yang memicu pertengkaran antara keduanya.

Sebelum pelaku membunuh korban, pelaku sempat cekcok dengan korban. Pelaku kemudian emosi dan menghujani korban dengan pisau.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More