Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BPOM Lakukan Uji Laboratorium Paket MBG di Tulungagung, Ini Hasilnya
Petugas BPOM Kediri melakukan uji lab makanan bergizi gratis di Tulunagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Tulungagung, IDN Times- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri melakukam uji laboratorium terhadap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di Tulungagug. Mereka mengambil satu paket sampel makanan terdiri dari nasi putih, oseng wortel buncis, tahu dan buah semangka untuk diperiksa adakah zat berbahaya di dalamnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan paket makanan tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

1. Lakukan uji sampling terhadap paket MBG

Petugas BPOM Kediri melakukan uji lab makanan bergizi gratis di Tulunagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Kepala BPOM Kediri, Gidion mengatakan pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan paket makanan yang dibagikan bebas dari zat berhaya. Pihaknya diminta untuk melakukan uji sampling terhadap pelaksanaan MBG yang dimulai serentak hari ini. "Kita diminta membantu untuk melakukan sampling dan uji laboratorium terhadap makanan yang dibagikan," ujarnya, Senin (06/01/2025).

2. Paket MBG dipastikan bebas dari zat berbahaya

Petugas BPOM Kediri melakukan uji lab makanan bergizi gratis di Tulunagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Sesuai standart kesehatan, paket makanan tersebut diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya kandungan zat berbahaya. Petugas memeriksa dengan menggunakan cairan khusus. Hasilnya makanan yang dibagikan ini negatif dari zat berbahaya seperti formalin, borax dan rhodamin.

"Sesuai standart kesehatan makanan harus terbebas dari formalin, borax dan rhodamin," jelasnya.

3. Pemeriksaan dilakukan tidak setiap hari

Siswa di Tulungagung menikmati paket MBG yang dibagikan pemerintah. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

Pemeriksaan ini tidak setiap hari dilakukan. Gidion menerangkan pihaknya hanya diminta melakukan uji sampling terhadap makanan yang dibagikan. Untuk pemeriksaan selanjutnya mereka masih menunggu intruksi dari pusat. "Untuk sementara intruksinya tidak setiap hari dilakukan, kita hanya diminta mengambil sampling di beberapa tempat distribusi, hari ini hanya satu lokasi saja," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article