Magetan, IDN Times - Seorang Prajurit TNI, Praka Dwi Bakti Probo Siniwoko, anggota Yonif Kostrad 411 asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, gugur dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua.
Anggota TNI Asal Magetan Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB

1. Pada saat ditinggal tugas Dita dalam kondisi hamil 5 bulan
Gugurnya Praka Dwi Bakti Probo Siniwoko menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya. Terutama anak dan istrinya Dita Kurnia Putri (27) di Desa Tegalarum Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan Jawa Timur.
Dita mengungkapkan bahwa saat ditinggal suaminya, ia tengah hamil 5 bulan. Selama bertugas di Papua, suaminya hanya bisa berkomunikasi melalui telepon. Terakhir kali berhubungan pada Sabtu, 25 November 2023, pukul 16.00 WIB, saat suaminya pamit untuk tugas di hutan.
"Suami saya sempat melakukan video call dengan anak yang sudah lahir. Saat itu meminta untuk di doakan 'Doakan bapak ya, nak. Nanti jagain mamah," ungkapnya.
2. Praka Dwi Bakti Probo Siniwoko belum sempat melihat langsung anaknya
Dita mengaku sangat terpukul karena suaminya belum sempat melihat dan mengendong langsung buah hatinya tersebut. Demi tugas negara menjaga keamanan di Papua.
"Kami pertama kali dapat kabar dari kakak kalau suami saya gugur bertugas, anak pertama belum pernah lihat bapaknya pas ditinggal saya hamil 5 bulan, sekarang anak berusia 1 bulan," ungkapnya.
Selama ditinggal suaminya bertugas, Dita tinggal di rumah orang tuanya di Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Magetan.
Rencananya, jenazah suaminya akan dibawa melalui jalur darat dari Lanud Adisumarmo, Solo, menuju Magetan, untuk selanjutnya dimakamkan di TMP Madiun.
3. Total ada 4 prajurit yang gugur
Dalam keterangan persnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membenarkan gugurnya empat prajurit Pandawa dalam peristiwa kontak senjata di Nduga Papua tersebut.
Ia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya keempat prajurit terbainya tersebut akibat diserang saat operasi pengejaran terhadap TPNPB-OPM di hutan.
"Itu pengejaran kemarin yang OPM membunuh masyarakat yang ada di Paro itu," kata Agus.
Agus menyebutkan, keempat prajurit yang gugur telah mendapatkan santunan sesuai hak. Empat prajurit yang gugur antara lain Praka YL, Praka DB, Pratu MF, dan Prada D. Keempatnya akan dimakamkan di kampung halaman masing-masing.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Isak Tangis Warnai Kedatangan Jenazah Mayor Yuda di Magetan17 Nov 2023, 15:20 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- 3 Orang di Magetan Tewas Tenggelam, Mulanya Seorang Siswi Terpeleset18 Nov 2023, 19:06 WIB