Tulungagung, IDN Times - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyewa 9 unit mobil selama melakukan penyelidikan tertutup di Tulungagung. Mobil tersebut disewa dari sebuah jasa rental di wilayah Nganjuk. Pihak rental mengantarkan mobil ini ke Bandara Juanda Sidoarjo. Setelah selesai digunakan, mobil tersebut diambil oleh pemilik rental di Mapolres Tulungagung dan Mapolresta Sidoarjo.
9 Unit Mobil Disewa KPK Selama Peyelidikan Tertutup di Tulungagung

1. Mobil disewa dari jasa rental di Nganjuk, harus bernopol AG
Pemilik rental mobil asal Nganjuk, Eges, mengatakan sebelum KPK tiba di Jawa Timur pihaknya mendapatkan order penyewaan sembilan unit mobil untuk agenda di Tulungagung. Eges mengaku mendapat pesanan ini dari rekan pemilik jasa rental di Jakarta. Mereka meminta Eges menyiapkan 9 unit mobil dengan plat nomor AG untuk keperluan tersebut.
"Saya dapat order dari rekan rental di Jakarta. Yang diminta kendaraan harus dengan nomor polisi AG," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
2. Hanya sewa mobil tanpa jasa pengemudi
Eges mengantarkan mobil ini ke Bandara Juanda pada Senin (6/4/2026) lalu. Mobil tersebut terdiri dari Toyota Innova, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza dan Suzuki XL7. Dalam proses ini mereka diminta untuk silent. Pihak KPK hanya menyewa unit mobil saja tanpa jasa pengemudi.
"Lepas kunci semua," tuturnya.
3. Pemilik rental mengambil kembali mobil di Polres Tulunagung dan Sidoarjo
Menurutnya saat ini seluruh minibus yang disewa telah dikembalikan ke pihak rental. Mereka diberi tahu bahwa kegiatan sudah selesai dan mobil bisa diambil. Sebanyak delapan unit kendaraan di Polres Tulungagung dan satu kendaraan di Polresta Sidoarjo.
"Kami tadi malam dikabari bahwa telah selesai dan diminta mengambil di Tulungagung dan Sidoarjo," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkup Pemkab Tulungagung. Para pejabat tersebut dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk menjalani pemeriksaan. Penjagaan di Mapolres juga diperketat.
Berdasarkan pantauan IDN TImes, sejumlah pejabat Pemkab mendatangi Polres Tulungagung. Dia ntaranya Pj Sekda Tulungagung, Soeroto, Kabag Kesra Makrus Manan,Kabag Pemerintahan, Arif Efendi, Kabag Umum, Yulius, Kepala Satpol PP Tulungagung, Hartono. Selain itu terdapat juga Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, Zuhrotul Aini, Kepala Dinas Kesehatan Desy Lusiana dan ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga.
Wakit Ketua KPK, Fitroh Rochyanto telah membenarkan adanta OTT ini. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dikabarkan telah diamankan. "Benar," ujarnya singkat.
Dari sumber internal Polres Tulungagung, Bupati Tulungagung sudah dibawa ke Surabaya. Sedangkan saksi lain masih menjalani pemeriksaan di Mapolres. "Kegiatan silent kalo seperti itu. Tapi kalau informasi ada kegiatan KPK di Tulungagung memang benar. Cuman pastinya apa saya tidak tahu," pungkasnya.