2230 Pemudik Gratis dengan 58 Armada Berangkat dari Jakarta ke Jatim

- Sebanyak 2.230 pemudik diberangkatkan dari TMII Jakarta menuju berbagai daerah di Jawa Timur menggunakan 58 armada bus dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026.
- Program ini digelar Pemprov Jatim dengan dukungan berbagai pihak untuk membantu masyarakat secara ekonomi dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik.
- Pemerintah menekankan pentingnya keselamatan, ketertiban, serta kepatuhan peserta selama perjalanan agar mudik berlangsung aman dan lancar hingga tiba di kampung halaman.
Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberangkatkan ribuan pemudik dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026 dari Jakarta menuju berbagai daerah di Jatim. Sebanyak 2.230 orang diberangkatkan menggunakan 58 armada bus dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono mengatakan, seluruh armada telah disiapkan untuk mengangkut pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di Jatim. “Total ada 58 bus dengan kuota 2.230 penumpang yang kami berangkatkan hari ini dari Jakarta menuju Jawa Timur,” ujarnya.
Nyono menjelaskan, pemberangkatan dilakukan secara terpusat dari TMII dengan dukungan sejumlah pihak, termasuk Paguyuban Pawarta, Badan Penghubung, serta pengelola kawasan.
Menurut Nyono, program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik, khususnya penggunaan kendaraan pribadi.
“Kami ingin masyarakat bisa pulang dengan selamat tanpa terbebani biaya, sekaligus menekan penggunaan sepeda motor yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan,” katanya.
Selain itu, program mudik gratis ini juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur utama serta meningkatkan keselamatan selama periode angkutan Lebaran.
Pemprov Jatim pun mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan mematuhi aturan selama perjalanan agar proses mudik berjalan lancar hingga tiba di kampung halaman masing-masing.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat selama momentum Lebaran," pungkasnya.


















