Madiun, IDN Times – Pihak PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero), DTech Engineering dan SMK PGRI Mejayan meneken perjanjian kerja sama dengan produksi untuk PBL (Project/Product/Problem Base Learning) di Gedung Budi Tjahjono Kampus I Politeknik Negeri Madiun, Rabu (11/5/2022) sore.
Penandatanangan Memorandum of Understanding (MoU) itu menandai akan berlangsungnya proyek pembuatan 440 kursi kereta api eksekutif dengan melibatkan pelajar SMK. Nantinya, tempat duduk itu akan dikerjakan selama 90 hari dengan nilai sekitar Rp 5 miliar.
“Yang benar-benar baru karena adanya katalisator (sesorang atau sesuatu yang dapat mempercepat suatu peristiwa),” kata Direktur Pengembangan PT INKA Agung Sedaju.
