Er-Ji Harus Perbaiki Syarat Administrasi, Berkas MAJU Belum Diperiksa

KPU beri waktu untuk perbaikan

Surabaya, IDN Times - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Nur Syamsi memastikan dokumen persyaratan Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota, Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji) belum memenuhi persyaratan. Sedangkan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU), berkasnya belum memasuki tahap pemeriksaan oleh KPU.

1. Berkas syarat administrasi Eri-Armuji belum memenuhi syarat

Er-Ji Harus Perbaiki Syarat Administrasi, Berkas MAJU Belum DiperiksaBacawali-Bacawawali Kota Surabaya dari PDIP, Eri Cahyadi-Armuji saat mendaftarkan diri di KPU Surabaya, Jumat (4/9/2020). IDN Times/Fitria Madia

Syamsi mengatakan, pihaknya telah memeriksa berkas bakal pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji. Hasilnya, secara administrasi mereka belum memenuhi syarat yang ditetapkan oleh KPU. Seperti foto calon hingga Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) untuk pelaporan dan pembayaran pajak.

"Misal foto kurang, bukti SPT tahunan baru diserahkan satu tahun, hanya syarat administrasi," ujarnya, Selasa (15/9/2020).

2. Wajib lakukan perbaikan 14-16 September 2020

Er-Ji Harus Perbaiki Syarat Administrasi, Berkas MAJU Belum DiperiksaIlustrasi Pilkada serentak 2020. Dok IDN Times

Meski belum memenuhi persyaratan tersebut, KPU masih memberikan kesempatan perbaikan untuk paslon yang diusung PDI-Perjuangan (PDIP) itu. Batas waktu melengkapi syarat dimulai 14-16 September 2020. Artinya, Rabu (16/9/2020) besok menjadi tenggat waktu bagi bakal paslon ini.

"Mereka wajib melakukan perbaikan terhadap dokumen yang belum memenuhi syarat," kata Syamsi.

Baca Juga: Satu Calon Positif COVID-19, Seluruh Petugas KPU Surabaya Tes Swab PCR

3. Berkas Machfud-Mujiaman mulai diperiksa 17-20 September 2020

Er-Ji Harus Perbaiki Syarat Administrasi, Berkas MAJU Belum DiperiksaBakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (kiri) dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno saat mendaftar ke KPU, Minggu (6/9/2020). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Sementara terkait belum diperiksanya berkas syarat administrasi Machfud Arifin - Mujiaman Sukirno, KPU Surabaya menjadwalkan ulang penelitiannya, sebagaimana tes kesehatan Machfud- Mujiaman yang juga ditunda.

"Sesuai dengan tahapan perubahan yang sudah kami putuskan, penelitian administrasi terhadap bapaslon satunya (MAJU) dimulai 17-20 September. Menunggu tahapan tes kesehatan," ucap Syamsi.

Baca Juga: Ketua KPU Surabaya: Tes Swab Massal Bukan Karena Cawali Kena COVID-19

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya