Elf Muat Rombongan Santri Kediri Alami Kecelakaan di Tulungagung

- Elf terguling setelah menabrak truk pasir
- Delapan orang santri luka-luka dan dirawat di RSUD Dr. Iskak Tulungagung
- Polisi masih selidiki penyebab pasti kecelakaan
Tulungagung, IDN Times - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah Isuzu Elf dan truk pengangkut pasir terjadi di Jalan Umum masuk Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Minibus elf tersebut mengangkut rombongan santri dari sebuah Ponpes di Kediri. Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini.
1. Elf terguling dan berhenti setelah menabrak truk pasir

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila mengatakan kecelakaan melibatkan minibus Isuzu Elf dengan nomor polisi AG 7052 E dan truk pasir bernomor polisi AG 8250 YK. Minibus elf dikemudikan oleh M. Khoirul Roziqin melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga pengemudi tidak dapat menguasai kendaraannya. “Sesampainya di lokasi kejadian, minibus melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian hilang kendali, terguling, dan menabrak truk Hino Dutro yang sedang parkir di bahu jalan sebelah selatan,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
2. Muat 12 penumpang termasuk sopir, 8 diantaranya mengalami luka

Minibus tersebut berisi 12 penumpang termasuk sopir. Mereka diketahui merupakan rombongan santri dari sebuah Ponpes di Pare, Kediri. Rombongan ini dalam perjalanan hendak menuju pantai Sine. Dari jumlah penumpang tersebut, delapan orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Dr. Iskak Tulungagung, dengan rincian satu orang luka berat dan tujuh orang luka ringan. Empat penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi sehat. "Kita langsung membantu proses evakuasi korban, saat ini kondisinya terus membaik," tuturnya.
3. Polisi masih selidiki penyebab pasti kecelakaan

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini mereka masih menyelidiki penyebab pasti kejadian kecelakaan ini. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Tulungagung untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan,” pungkasnya.

















