Daftar 79 Titik Rawan Kemacetan Jatim saat Mudik Lebaran 2026

BBPJN Jatim-Bali memetakan 79 titik rawan macet di jalur nasional Jawa Timur menjelang arus mudik Lebaran 2026, mencakup wilayah Surabaya, Madura, Pantura, tapal kuda, dan selatan.
Penyebab utama kemacetan meliputi pasar tumpah, persimpangan jalan, akses wisata, bottleneck, serta 47 perlintasan kereta api yang berpotensi memperlambat arus kendaraan pemudik.
Seluruh ruas jalan nasional sepanjang 2.261 km di Jatim ditargetkan siap dilalui H-10 Lebaran
Surabaya, IDN Times - Sebanyak 79 titik rawan kemacetan dipetakan di jalur nasional Jawa Timur (Jatim) menjelang arus mudik Lebaran 2026. Titik-titik tersebut tersebar di berbagai wilayah mulai dari Surabaya, Madura, Pantura hingga kawasan tapal kuda dan jalur selatan.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Javid Hurriyanto mengatakan pemetaan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Di Jawa Timur terdapat 79 titik rawan kemacetan yang perlu diantisipasi pemudik. Penyebabnya beragam, mulai dari pasar tumpah, persimpangan, bottleneck, akses kawasan wisata, hingga perlintasan kereta api,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Menurut Javid, sebagian besar titik rawan kemacetan dipicu oleh pasar tumpah, persimpangan jalan, serta 47 perlintasan kereta api yang berpotensi memperlambat arus kendaraan. Selain itu, kemacetan juga berpotensi terjadi di akses terminal dan kawasan wisata yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.
Ia menyebutkan secara keseluruhan panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261 kilometer, sementara di Bali sekitar 580 kilometer. Seluruh ruas tersebut ditargetkan dalam kondisi siap dilalui pemudik H-10 Lebaran, termasuk perbaikan lubang jalan dan marka.
“Kami pastikan pada H-10 Lebaran seluruh jalan nasional dalam kondisi siap. Perbaikan lubang, marka, hingga kerataan jalan bergelombang akan kami selesaikan,” katanya.
Berikut beberapa ruas jalan yang dipetakan berpotensi mengalami kepadatan:
Madura
Bangkalan – Sampang (Pasar Patemon, Km Kamal 28+600)
Bangkalan – Sampang (Pasar Tanah Merah, Km Kamal 36+800)
Bangkalan – Sampang (Pasar Galis, Km Kamal 44+400)
Bangkalan – Sampang (Pasar Blega, Km Kamal 56+000)
Sampang – Pamekasan (Km 81+000)
Sampang – Pamekasan (Km 98+200)
Pamekasan – Sumenep (Km 122+500)
Pamekasan – Sumenep (Km 139+000)
Surabaya dan Sekitar
Jalan Gresik Surabaya Km 7+000
Jalan Gresik Surabaya Km 9+700
Jalan Gresik Surabaya Km 11+000
Jalan Kenjeran Surabaya
Bundaran Waru
Waru – Batas Kota Sidoarjo
Pasuruan – Malang
Jalan Urip Sumoharjo Pasuruan
Karanglo – Kota Malang
Jalan Kolonel Sugiono Malang
Pantura Timur
Probolinggo – Paiton
Buduan – Panarukan
Situbondo – Banyuwangi
Gending – Paiton
Rogojampi – Banyuwangi
Jalur Selatan
Kartosono – Kediri
Kediri – Ngantru
Pacitan – Trenggalek
Jarakan – Panggul
Glonggong – Pacitan
Jalur Pantura Barat
Pantura Duduksampeyan – Lamongan
Lamongan – Gresik
Babat – Bojonegoro
Padangan – Ngawi
BBPJN mengimbau para pemudik mengatur waktu perjalanan, memanfaatkan rest area, dan memantau informasi lalu lintas agar perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar.

















