Remaja Tenggelam di Bekas Tambang Pasuruan Ditemukan Meninggal

- Remaja bernama Muhammad Sofa Alfian (13) ditemukan meninggal setelah tenggelam di bekas tambang galian C Desa Jeladri, Pasuruan, pada Selasa pagi setelah pencarian sejak sehari sebelumnya.
- Korban ditemukan sekitar lima meter dari titik awal dugaan tenggelam oleh tim SAR gabungan yang melakukan penyelaman di lokasi kejadian.
- Operasi pencarian melibatkan tim SAR Surabaya, BPBD Pasuruan, Koramil dan Polsek Winongan, Tagana, pemerintah desa, serta warga sebelum jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
Pasuruan, IDN Times - Seorang remaja bernama Muhammad Sofa Alfian (13) yang dilaporkan tenggelam di bekas tambang galian C di Desa Jeladri, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (10/3/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian sejak sehari sebelumnya.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.55 WIB setelah tim SAR melakukan pencarian dengan metode penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
“Korban ditemukan sekitar lima meter dari titik awal yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” ujar Nanang.
Peristiwa tersebut bermula pada Senin (9/3/2026) sore, ketika korban diduga bermain di sekitar area bekas tambang yang telah berubah menjadi kubangan air di Desa Jeladri.
Warga kemudian menemukan sepasang sandal di tepi kubangan. Setelah ditelusuri, sandal tersebut diketahui milik korban yang tidak kunjung pulang ke rumah.
Keterangan dari teman-teman korban juga menguatkan dugaan bahwa remaja tersebut tenggelam di lokasi tersebut. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Kantor SAR Kelas A Surabaya langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya.
Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah ke darat dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain tim rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Pasuruan, Koramil Winongan, Polsek Winongan, Tagana, Pemerintah Desa Jeladri, serta warga setempat.

















