Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daya Beli Melemah, Pakuwon Tetap Ekspansi Ruko di Surabaya Timur

IMG-20260123-WA0044.jpg
Pakuwon Group saat Groundbreaking Ceremony Beverly Square, Jumat (23/1/2026). (IDN Times/Khusnul Hasana)
Intinya sih...
  • Pakuwon Group membangun 41 unit ruko Beverly Square tahap dua di Surabaya Timur, meskipun daya beli masyarakat melemah.
  • Beverly Square terintegrasi dalam kawasan hunian Pakuwon City dengan lokasi strategis dan sudah terjual 50 persen dari 41 unit yang disediakan.
  • Optimisme penjualan properti Pakuwon, termasuk ruko, karena intervensi pemerintah dan momentum Natal tahun baru yang membantu meningkatkan daya beli masyarakat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Di tengah melemahnya daya beli masyarakat, Pakuwon Group terus memperluas pengembangan properti dengan membangun 41 unit ruko Beverly Square tahap dua yang berada di Surabaya Timur. Meskipun daya beli melemah, Pakuwon optimis penjualan produk properti ruko mereka tetap stabil.

Beverly Square ini dikembangkan di atas tanah seluas 4.400 m2 ruko shop, terintegrasi dalam kawasan hunian Pakuwon City yang mengusung konsep lifestyle business urban.

Beverly Square didisain khusus 2 lantai dengan sitting area seluas 3m dilengkapi premium canopy dan area parkir langsung di depan drop off sesuai sekali untuk bisnis/usaha Resto Café Eatery, Yoga & Pilates Studio, Music Academy, Aesthetic Clinic, Interior Gallery, Bakery Shop, Hair & Beauty, Banking, dan showroom.

Lokasi yang strategis dan dikelilingi oleh Sekolah dan 3 Universitas bertaraf internasional, Rumah Sakit, dan komersil menjadikan Beverly Square merupakan investasi yang sangat menguntungkan.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengatakan, permintaan ruko di kawasan Pakuwon City terus meningkat. Hal ini, karena kawasan tersebut terus berkembang, tercatat jumlah penduduk di Pakuwon City kini telah mencapai 15 ribu kepala keluarga (KK).

"Kawasan Pakuwon City sendiri adalah kawasan yang sudah sangat established, sudah mapan dengan lebih dari 15.000 KK, kita juga ada beberapa tower apartemen yang sudah semuanya sold out. Ditambah lagi dengan banyaknya kegiatan sekolah," ujarnya saat Groundbreaking Ceremony Beverly Square, Jumat (23/1/2026).

Dari 41 unit yang disediakan, 50 persen telah terjual. Dengan begitu, dia optimis penjualan properti Pakuwon, termasuk ruko akan habis terjual.

Sutandi mengakui memang daya beli masyarakat kini telah melemah. Hal ini telah terjadi sejak tahun 2024. Namun, dengan berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah, salah satunya melalui suntikan dana Rp200 triliun ke himpunan bank negara (Himbara) cukup membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

"Dan kita melihat bahwa di bulan Desember kemarin kita barengin dengan adanya momentum Natal tahun baru. Kita lihat di sektor real, di retail ini sendiri naiknya sangat signifikan," ungkap dia.

Dengan berbagai intervensi tersebut, Pakuwon pun optimis penjualan properti mereka bisa tumbuh. Mereka juga optimis, tidak sampai akhir tahun produk Beverly Square ludes terjual. Terlebih produk tersebut dijual dengan harga Rp2-3 miliar.

"Jadi kita melihat ini adalah satu momentum sampai dengan nanti bulan Juli tahun 2026 ini. ini akan terus tumbuh. Dan kita melihat bahwa ini adalah momentum yang kalau kita bilang ini sangat optimis. Oleh karena itu kalau ditanya apakah sampai akhir tahun optimis akan sold out, mungkin enggak sampai akhir tahun," sebut dia.

Pada Periode Event Groundbreaking Ceremony ini Pakuwon Group memberikan Special Promo Harga Launching mulai Rp2M an , Free Biaya KPR , Free BPHTB, Free PPN 220 juta dan masih Special gift Imlek Lucky Angpao selama periode pembelian tanggal 25 Januari sampai dengan 22 Februari 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Pemkot Surabaya Siapkan Tempat Penitipan untuk Anak Ojol

23 Jan 2026, 18:36 WIBNews