Comscore Tracker

Akbar Tanjung Klaim Jokowi Menang di Jatim, Jateng, dan Yogyakarta

Ada yang sepakat?

Surabaya, IDN Times - Politisi senior, Partai Golongan Karya (Golkar) Akbar Tanjung optimis jika pasangan calon (paslon) Joko 'Jokowi' Widodo - Ma'ruf Amin bisa menguasai suara di Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng). Menurutnya kemenangan paslon nomor urut 01 ini sudah terlihat.

1. Kuat di Jatim dan Jateng

Akbar Tanjung Klaim Jokowi Menang di Jatim, Jateng, dan YogyakartaIDN Times/Ardiansyah Fajar

Akbar memprediski bahwa di Jatim, Jokowi-Ma'ruf bisa memperoleh suara 60 persen lebih pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti. Sementara di Jateng dan Yogyakarta, persentasenya lebih besar lagi, yakni 70 persen suara. "Kerja keras di Jabar (Jawa Barat)," ujarnya di Kantor DPD Golkar Jatim, Kamis (7/3).

2. Akui Jabar masih dikuasai Prabowo

Akbar Tanjung Klaim Jokowi Menang di Jatim, Jateng, dan YogyakartaIDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Meski begitu, Akbar menilai bahwa Prabowo memiliki kekuatan tersendiri di beberapa wilayah. Untuk Jabar diakuinya memang paslon nomor urut 02 itu masih unggul. Ia pun mengintruksikan agar para kader melakukan berbagai upaya untuk menarik suara. "Probabilitas Jokowi tinggi tapi tetap kami optimalkan," kata pria kelahiran Tapanuli ini.

Baca Juga: Masih Ketua Demokrat Jatim, Soekarwo Akui Aktif Kampanyekan Jokowi

3. Caleg diminta pasang baliho disertai foto Jokowi-Ma'ruf

Akbar Tanjung Klaim Jokowi Menang di Jatim, Jateng, dan YogyakartaANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Salah satu upaya yang menurutnya bisa dilakukan untuk menggalang suara adalah dengan meminta semua kader Golkar untuk memasang baliho disertai dengan foto Jokowi-Ma'ruf. Karena itu bisa menimbulkan coattail effect atau efek ekor jas. "Kalau pasang baliho partai ada foto Jokowi, (pemilih) akan terdorong pilih Golkar juga," ucapnya.

4. Golkar gencar dukung Jokowi

Akbar Tanjung Klaim Jokowi Menang di Jatim, Jateng, dan YogyakartaIDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Golkar merupakan salah satu partai yang gencar sekali mendorong Jokowi menjadi Presiden satu periode lagi. Awalnya, wacana itu terjadi di rapat pimpinan nasional (rapimnas) Golkar. "Keputusan di rapimnas dan diperkuat waktu munas (musyawarah nasional). Kami tidak ada keragu-raguan. Perjalanan saya, tanda-tanda kemenangan Jokowi sudah nampak," pungkas Akbar.

Baca Juga: Hadir di HUT HMI, Jokowi Akui Akbar Tandjung Tahu Kelemahannya 

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya