Tersungkur di Piala Presiden, Ini Hasil Evaluasi Arema FC

- Arema FC tersingkir di semifinal Piala Presiden 2026 setelah kalah 1-0 dari Persebaya, lalu gagal meraih posisi ketiga usai dibekuk Persija 3-1.
- Pelatih Marcos Santos menilai tim tampil dominan pada awal laga, tetapi kelelahan, kehilangan pemain, dan padatnya jadwal membuat performa menurun di babak kedua.
- Piala Presiden menjadi bahan evaluasi menuju Super League 2026/2027; Arema menyiapkan satu-dua uji coba, sementara Gustavo FranΓ§a menargetkan ritme dan fokus lebih konsisten.
Malang, IDN Times - Arema FC mendapatkan hasil kurang memuaskan di Piala Presiden 2026. Meskipun lolos dsei fase grup, mereka dijegal Persebaya Surabaya di babak semifinal dengan skor 1-0. Singo Edan juga gagal mengamankan peringkat ke-3 usai dibekuk Persija Jakarta dengan skor 3-1.
1. Hasil evaluasi Pelatih Arema FC, Singo Edan selalu loyo di babak kedua

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika sebenarnya timnya sudah bermain bagus dan mengontrol pertandingan di awal babak pertama, baik saat menghadapi Bajol Ijo maupun Macan Kemayoran. Tapi mereka seolah-olah kehabisan bensin setiap memasuki babak kedua, sehingga tim lawan sukses menekuk Singo Edan.
"Kita kehilangan beberapa pemain sehingga harus menyiapkan penggantinya, karena para pemain kelelahan karena kompetisi ini sangat padat. Tapi saya pikir kita sidah berada di jalan yang tepat. Kita telah mempersiapkan tim ini untuk kompetisi yang sebenarnya," terangnya pada Sabtu (8/8/2026).
2. Piala Presiden jadi bahan evaluasi yang bagus untuk Arema FC

Marcos mengungkapkan jika ia frustasi karena gagal mempersembahkan gelar Piala Presiden ke-5 untuk Arema FC. Tapi menurutnya kompetisi pra-musim ini cukup sukses membuat pemain-pemainnya tahu bahwa Arema FC adalah tim besar. Sehingga ia yakin pemain-pemain Singo Edan kini punya fighting spirit untuk menyongsong kompetisi Super League 2026/2027 yang akan dimulai bulan depan.
"Setelah ini Kita akan melakukan persiapan, kita akan melakukan 1-2 pertandingan uji coba sebelum liga dimulai. Kemudian kita akan buat setiap pemain tahu sebesar apa tim Arema. Jadi kami sangat positif untuk memulai kompetisi Super League," bebernya.
3. Gustavo Franca optimis timnya akan lebih baik saat liga dimulai

Gelandang Serang Arema FC, Gustavo FranΓ§a juga melihat timnya telah menunjukkan permainan yang bagus di babak pertama, sehingga hanya perlu membuat ritme permainan timnya konsisten hingga akhir pertandingan. Karena masih ada persiapan selama sebulan lagi, ia yakin Singo Edan akan bicara banyak di Super League 2026/2027.
"Kita sudah melakukan pekerjaan yang baik di babak pertama, tapi di babak kedua kita kehilangan fokus. Tapi kami percaya diri akan menjadi lebih baik dan siap saat liga dimulai," pungkasnya.
















