Semifinal Mepet, Pemain Persebaya-Persija Semprot Panitia Piala Presiden

- Pemain Persija Rio Fahmi dan Toni Firmansyah dari Persebaya mengkritik pengumuman jadwal serta venue semifinal Piala Presiden 2026 yang dinilai terlalu mepet.
- Rio tetap mengapresiasi fasilitas turnamen, tetapi meminta kepastian lebih awal agar tim punya waktu cukup untuk pemulihan, strategi, dan pengaturan perjalanan.
- Panitia menetapkan Bali sebagai lokasi semifinal dan final setelah fase grup; Persebaya menghadapi Arema FC, sedangkan Persija bertemu Persib Bandung.
Surabaya, IDN Times – Aroma persaingan menuju semifinal Piala Presiden 2026 ternyata dibarengi kritik dari para pemain. Dua kontestan empat besar, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, kompak menyentil panitia karena kepastian jadwal dan venue semifinal dinilai diumumkan terlalu mepet.
Kritik itu disampaikan bek Persija, Rio Fahmi, dan gelandang Persebaya, Toni Firmansyah, saat sesi evaluasi turnamen di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8/2026).
Rio menegaskan penyelenggaraan Piala Presiden 2026 sudah sangat baik dari sisi fasilitas. Hotel, lapangan latihan, hingga pelayanan kepada tim dinilai memuaskan. Namun, ia menyebut ada satu hal yang perlu dibenahi, yakni kepastian jadwal dan lokasi pertandingan.
"Fasilitas luar biasa, hotel, tempat latihan, dan sebagainya. Tapi mungkin sedikit kritik, jadwal semifinal cukup berdekatan. Venue semifinal juga baru diumumkan, jadi kami sebagai pemain harus menyesuaikan waktu istirahat dan persiapan," ujar Rio.
Menurutnya, semifinal merupakan laga penentuan sehingga setiap tim membutuhkan waktu yang cukup untuk menyusun strategi, pemulihan kondisi fisik, hingga pengaturan perjalanan.
"Semoga ke depannya bisa diputuskan jauh-jauh hari supaya persiapan menghadapi semifinal lebih maksimal," katanya.
Nada serupa dilontarkan Toni Firmansyah. Pemain muda Persebaya itu mengapresiasi Piala Presiden sebagai ajang pramusim yang membantu tim mengukur kekuatan sebelum Liga 1 dimulai. Namun, ia berharap panitia lebih sigap menetapkan jadwal pertandingan.
"Terima kasih sudah menggelar Piala Presiden karena membantu kami melihat kekurangan dan kelebihan tim. Tapi saya juga berharap jadwalnya bisa dipastikan lebih cepat. Semoga ke depan lebih baik lagi," ucap Toni.
Kritik dua pemain semifinalis itu muncul setelah panitia baru mengumumkan Bali sebagai tuan rumah semifinal dan final seusai fase grup berakhir. Kondisi tersebut membuat tim peserta harus bergerak cepat menyesuaikan agenda latihan, pemulihan pemain, hingga perjalanan menuju Pulau Dewata.
Diketahui dalam ajang semifinal, Persebaya akan bertemu dengan rivalnya, Arema FC. Sementara Persija akan bertanding melawan Persib Bandung.














