Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Raih Juara Piala Presiden, Kapten Persebaya Tegaskan Punya Misi Besar

Kota Surabaya
Raih Juara Piala Presiden, Kapten Persebaya Tegaskan Punya Misi Besar
Gelandang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera, dalam sesi latihan di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare pada 5 Desember 2025. (Dok. Persebaya).
Intinya Sih
  • Persebaya Surabaya menjuarai Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 6 Agustus 2026.
  • Gelandang Meksiko Francisco Rivera tampil 398 menit dalam empat laga, menjadi penghubung lini tengah-depan, serta dinobatkan pemain terbaik berkat kerja kolektif tim.
  • Rivera meminta Persebaya tidak larut dalam euforia dan fokus menuju Super League 2026/2027, diawali laga pramusim internasional melawan Penang FC pada 15 Agustus di GBT Surabaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times – Trofi Piala Presiden 2026 sudah berada di tangan Persebaya Surabaya. Namun, pesta juara Green Force tak boleh berlangsung terlalu lama. Francisco Rivera mengingatkan bahwa gelar tersebut bukanlah garis akhir, melainkan modal awal untuk menghadapi target yang lebih besar.

Persebaya memastikan gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persib Bandung lewat drama adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Di balik kesuksesan tersebut, Rivera menjadi salah satu pemain yang punya peran penting. Gelandang asal Meksiko itu tampil sejak fase grup hingga partai final dengan total 398 menit bermain dalam empat pertandingan.

Kehadiran pemain berusia 31 tahun tersebut menjadi salah satu kunci permainan Persebaya. Rivera berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan lini depan, menjaga aliran serangan Green Force tetap hidup di tengah padatnya jadwal turnamen.

Penampilan konsistennya pun mendapat apresiasi. Rivera dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026. “Penghargaan ini sangat penting bagi saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu kami mencapai target yang sudah ditetapkan,” kata Rivera, Sabtu (8/8/2026).

Rivera boleh saja membawa pulang penghargaan individu. Namun, ia memilih tidak menjadikannya sebagai panggung pribadi. Pemain yang akrab disapa Cachis itu justru menyebut gelar pemain terbaik tersebut tidak akan mungkin diraihnya tanpa kerja keras seluruh pemain Persebaya.

“Saya tentu senang dengan penghargaan ini, tetapi saya tidak melihatnya sebagai pencapaian pribadi. Saya bisa mendapatkannya karena bantuan seluruh rekan setim,” katanya.

Menurut Rivera, kerja kolektif menjadi fondasi utama keberhasilan Persebaya sepanjang turnamen. “Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan selalu membantu saya untuk memberikan penampilan terbaik,” imbuh pemain 31 tahun tersebut.

Setelah mengangkat trofi Piala Presiden, Rivera tak ingin Persebaya terjebak dalam euforia.

Ia menyadari musim yang sesungguhnya segera dimulai. Kompetisi Super League 2026/2027 menjadi tantangan berikutnya yang harus dihadapi Green Force.

“Jelas, trofi ini memberikan kepercayaan diri lebih kepada kami. Kami tahu memiliki tim yang bagus. Namun, kami harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target yang kami inginkan,” tegasnya.

Persebaya pun langsung mengalihkan fokus ke agenda pramusim berikutnya. Green Force dijadwalkan menghadapi Penang FC dalam laga internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk menjaga momentum setelah menjadi kampiun Piala Presiden sekaligus mematangkan tim sebelum memasuki persaingan Super League 2026/2027.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More