Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persebaya Buyar di Menit 89, Garudayaksa Curi Poin, Pelatih Ungkap Ini
Pemain Persebaya saat duel dengan pemain Garudayaksa. Intagram @officialpersebaya.
  • Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Gelora Bung Tomo setelah gol Alex Martins menit ke-84 dibalas Hamra Hehanussa pada menit ke-89.
  • Pelatih Bernardo Tavares menilai Persebaya dominan dan menciptakan banyak peluang, tetapi gol babak pertama dianulir VAR serta tim gagal mengunci kemenangan.
  • Tavares menyoroti kelengahan pertahanan saat sepak pojok pendek sebagai penyebab gol lawan; Persebaya kini menyiapkan laga tandang berikutnya pada 9 Oktober.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (19/9/2026)

Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo.

menit ke-84

Alex Martins membawa Persebaya unggul 1-0 melalui sundulan dari umpan Jefferson Silva.

menit ke-89

Hamra Hehanussa mencetak gol penyama kedudukan untuk Garudayaksa. Persebaya kehilangan kemenangan dan laga berakhir 1-1.

9 Oktober mendatang

Persebaya akan kembali bertanding dalam laga tandang untuk mencoba merebut poin yang hilang.

Kini

Persebaya mengalihkan fokus untuk bekerja keras menghadapi pertandingan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC setelah gol pembuka Alex Martins pada menit ke-84 dibalas Hamra Hehanussa pada menit ke-89.
  • Who?
    Persebaya Surabaya, Garudayaksa FC, Alex Martins, Hamra Hehanussa, serta pelatih Persebaya Bernardo Tavares terlibat dalam pertandingan ini.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
  • When?
    Laga digelar pada Sabtu, 19 September 2026. Persebaya mencetak gol menit ke-84, sedangkan Garudayaksa menyamakan skor pada menit ke-89.
  • Why?
    Gol penyama Garudayaksa terjadi melalui situasi sepak pojok pendek. Bernardo Tavares menilai lini pertahanan Persebaya tidak naik sejajar dan kurang agresif menekan penguasaan bola lawan.
  • How?
    Alex Martins menanduk umpan Jefferson Silva untuk membawa Persebaya unggul. Garudayaksa kemudian mengirim umpan ke tiang jauh dari skema bola mati, yang diselesaikan Hamra Hehanussa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persebaya main lawan Garudayaksa di Surabaya dan hasilnya 1-1. Alex Martins bikin gol untuk Persebaya pada menit 84. Tapi Hamra Hehanussa bikin gol untuk Garudayaksa pada menit 89. Pelatih Bernardo Tavares bilang timnya punya banyak kesempatan, tapi kurang rapi saat bertahan. Sekarang Persebaya akan latihan untuk main lagi pada 9 Oktober.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski kemenangan lepas di penghujung laga, Persebaya menunjukkan kapasitas permainan yang menjanjikan melalui dominasi peluang, sepak pojok, dan performa babak pertama yang dinilai lebih baik. Gol Alex Martins serta apresiasi pelatih terhadap kerja keras pemain menegaskan bahwa tim tetap memiliki fondasi positif untuk memanfaatkan jeda sebelum pertandingan berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Tiga poin yang sudah berada di depan mata mendadak lenyap dalam hitungan lima menit. Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka 1-1 dengan Garudayaksa FC dalam laga di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9/2026).

Drama justru meledak ketika pertandingan memasuki lima menit terakhir. Persebaya yang sejak awal terus memburu gol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-84. Alex Martins menjadi penyelamat sementara Bajul Ijo. Penyerang asal Brasil itu menanduk bola hasil umpan Jefferson Silva dan membawa Persebaya unggul 1-0.

GBT sempat bergemuruh. Tiga poin seolah tinggal menunggu peluit panjang. Namun, Garudayaksa menolak pulang dengan tangan kosong. Lima menit berselang, tepat pada menit ke-89, Hamra Hehanussa membuyarkan pesta Persebaya. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 1-1 sekaligus memaksa Bajul Ijo kehilangan dua poin di depan pendukungnya sendiri.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk mengunci kemenangan. Ia menilai permainan Persebaya, terutama pada babak pertama, seharusnya bisa menghasilkan lebih banyak gol.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang sudah datang ke sini untuk mendukung pertandingan ini," ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih asal Portugal ini bilang, Persebaya mampu menciptakan sejumlah peluang dan tampil lebih baik pada babak pertama. Bahkan, Bajul Ijo sempat mencetak gol, tetapi dianulir VAR.

"Menurut pendapat saya, di babak pertama kita bisa bermain lebih baik. Kita menciptakan beberapa peluang. Sayangnya, kita mencetak satu gol yang kemudian dianulir oleh VAR," katanya.

Kekecewaan Tavares semakin terasa karena gol penyama Garudayaksa tercipta dari situasi yang menurutnya seharusnya bisa dicegah. Ia menyoroti kelengahan lini pertahanan Persebaya ketika menghadapi skema bola mati dari sepak pojok pendek.

"Kita juga kebobolan gol yang seharusnya tidak perlu terjadi. Kita kebobolan lewat situasi set piece dari umpan sudut pendek," jelasnya.

Tavares menilai koordinasi lini belakang menjadi masalah dalam situasi tersebut. Pemain Persebaya disebut tidak naik secara sejajar, sementara tekanan terhadap pemain Garudayaksa yang menguasai bola juga tidak cukup agresif.

"Lini pertahanan kita tidak naik secara sejajar, dan kita kurang agresif dalam menekan pemain lawan yang memegang bola," katanya.

Kesalahan itu akhirnya dimanfaatkan Garudayaksa untuk mengirimkan bola ke tiang jauh hingga berujung gol Hamra. Menurut Tavares, peluang tersebut menjadi salah satu kesempatan bersih yang mampu dimanfaatkan Garudayaksa.

"Akibatnya, mereka bisa mengirim umpan ke tiang jauh dan mencetak gol—itu satu-satunya peluang bersih yang mereka miliki di babak kedua," ungkapnya.

Di sisi lain, Tavares tetap menilai Persebaya lebih dominan sepanjang pertandingan. Bajul Ijo memiliki lebih banyak peluang, lebih banyak sepak pojok, dan secara statistik menguasai berbagai aspek permainan.

"Secara keseluruhan, kita punya lebih banyak peluang mencetak gol, lebih banyak tendangan sudut, dan unggul dalam segala hal, tetapi kita gagal mencetak gol kemenangan," tuturnya.

Hasil imbang ini terasa pahit karena Persebaya sempat unggul hanya lima menit sebelum Garudayaksa mencetak gol balasan. Meski kecewa, Tavares memberikan apresiasi kepada para pemain yang tampil dalam laga dengan intensitas tinggi tersebut.

"Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi. Saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemain," katanya.

Kini, Persebaya harus segera mengalihkan fokus. Tavares menyebut timnya memiliki jeda sebelum kembali bertanding pada 9 Oktober mendatang. " Sekarang, kita harus fokus bekerja keras untuk pertandingan berikutnya pada 9 Oktober mendatang untuk merebut kembali dua poin yang hilang hari ini saat laga tandang," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article