Comscore Tracker

Bingung Jual Rongsokan, Intip Aplikasi Karya Mahasiswa Surabaya Ini 

Aplikasi ini masih tahap pengembangan!

Surabaya, IDN Times - Mahasiswa D3 Sistem Informasi Universitas Dinamika (Undika), Surabaya, Muhammad Fikri membuat sebuah karya inovasi berbasis android yang diberi nama Loak.in. Inovasi ini tercetus untuk memudahkan para tukang loak mencari sampah daur ulang langsung ke penjualnya.

1. Dapat ide berawal dari susahnya jual sampah besi bekas

Bingung Jual Rongsokan, Intip Aplikasi Karya Mahasiswa Surabaya Ini Loak.in karya Mahasiswa D3 Sistem Informasi Universitas Dinamika (Undika), Surabaya, Muhammad Fikri. Dok. Humas Undika Surabaya.

Fikri mengatakan bahwa ide ini berawal dari studi kasus dirinya sendiri yang berniat untuk menjual sampah berupa besi-besi bekas serta botol-botol plastik. Namun ketika di lapangan, ia terkendala tidak ada tukang loak yang lewat di depan rumahnya.

“Jadi konsepnya, sampah yang masih bisa di daur ulang itu lebih baik dijual,” katanya.

Baca Juga: Dear Mahasiswa, Ini 4 Tips Memilih Organisasi Kampus yang Cocok Buatmu

2. Lakukan survei dan simulasi

Bingung Jual Rongsokan, Intip Aplikasi Karya Mahasiswa Surabaya Ini Loak.in karya Mahasiswa D3 Sistem Informasi Universitas Dinamika (Undika), Surabaya, Muhammad Fikri. Dok. Humas Undika Surabaya.

Lebih lanjut, Fikri melakukan survei kepada para tukang loak yang ada di daerah sekitarnya kemudian melakukan simulasi secara langsung. Nah, dari studi kasus dan simulasi yang ia lakukan tersebut program yang ia buat cukup efektif untuk dapat diterapkan dalam masyarakat.

"Karena saya menggunakan android versi 5 yang umum dan masih sering digunakan oleh masyarakat," ucapnya.

3. Tahap penggunaan prototype Loak.in

Bingung Jual Rongsokan, Intip Aplikasi Karya Mahasiswa Surabaya Ini Loak.in karya Mahasiswa D3 Sistem Informasi Universitas Dinamika (Undika), Surabaya, Muhammad Fikri. Dok. Humas Undika Surabaya.

Fikri menjelaskan langkah awal penggunaan prototype Loak.in adalah dengan melakukan login dan mengisi data diri pada aplikasi tersebut. Setelah data diri terisi lengkap, user bisa langsung menekan menu Loak.in pada halaman beranda, memilih lokasi barang, memasukkan data barang kemudian menekan simpan barang.

"User dapat membatalkan barang yang ingin dijual pada menu manajemen pesanan," tuturnya.

Sedangkan langkah awal bagi para tukang loak pun sama yaitu mengisi informasi dan kelengkapan data diri di aplikasi Loak.in kemudian memilih menu Loak.in map pada menu utama beranda. Para tukang loak tersebut dapat memilih barang loak terdekat yang akan diambil dan jika merasa cocok bisa langsung melakukan penjemputan barang.

Pada tahap terakhir, melakukan ACC bahwa barang telah diambil dan transaksi berhasil atau membatalkan barang loak jika dirasa barang kurang pas. Aplikasi yang mulai ia garap dari Mei hingga Juni 2021 ini masih dalam pengembangan fitur-fitur lain seperti mencari tukang loak dan barang loak di sekitar serta fitur notifikasi secara real time.

Baca Juga: Inovatif, Mahasiswa UM Surabaya Ubah Pelepah Pisang Jadi Pot

Topic:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya