Ngawi, IDN Times – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di ruas Tol Ngawi–Solo KM 576.500 B, tepatnya di wilayah Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Empat kendaraan yang terlibat, yakni Bus Rosalia Indah, Bus Bagong, mobil Honda CR-V, serta truk Colt Diesel. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dan tiga orang mengalami luka ringan.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, mengatakan kecelakaan bermula saat kendaraan di lajur tersebut melaju dari arah timur ke barat. Kendaraan paling depan berjalan melambat karena adanya perbaikan jalan.

“Bus Bagong yang berada di depan melaju pelan karena ada perbaikan jalan. Namun pengemudi Bus Rosalia Indah kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya, sehingga menabrak bagian belakang Honda CR-V,” ujar AKP Yuliana Plantika.

Benturan awal tersebut membuat Honda CR-V terdorong ke depan hingga menabrak bagian belakang truk Colt Diesel. Akibat dorongan itu, truk kembali menghantam bagian belakang Bus Bagong, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.

Akibat kejadian ini, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan, sementara tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat.
Korban luka terdiri dari pengemudi dan penumpang Honda CR-V serta satu penumpang truk Colt Diesel. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Widodo, Kabupaten Ngawi, untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban mengalami keluhan nyeri di bagian dada dan kaki, namun dalam kondisi sadar. Saat ini sudah mendapatkan penanganan medis,” jelas AKP Yuliana.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di ruas tol, khususnya di lokasi yang sedang dilakukan perbaikan jalan.

“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu menjaga jarak aman, fokus berkendara, dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama di jalur tol yang sedang ada pekerjaan jalan,” tegasnya.

Usai kejadian, arus lalu lintas sempat tersendat, namun kini telah kembali normal setelah petugas melakukan penanganan di lokasi.