Yucca Card, Inovasi UNO Inklusif Karya Alumni Universitas Ciputra

Daigo Tanu Saputra, alumni Universitas Ciputra, menciptakan Yucca Card, permainan adaptasi UNO dengan kode warna internasional untuk membantu pemain buta warna parsial maupun total.
Kode warna ditempatkan di kanan atas kartu agar informasi warna lebih mudah dikenali. Pemain Andriarso Prabowo menilai fitur ini membantu bermain sekaligus mempelajari kode warna internasional.
Yucca Card menambahkan karakter dan kartu aksi berketerampilan khusus yang memperkaya strategi. Pengembangannya melibatkan mahasiswa VCD Paulina Sirait untuk menghadirkan pengalaman bermain yang aksesibel dan menarik.
Surabaya, IDN Times - Warna menjadi kunci dalam permainan kartu UNO. Setiap pemain harus mengenali warna kartu untuk menentukan langkah berikutnya. Namun, bagi orang dengan buta warna parsial maupun total, hal sederhana tersebut bisa menjadi tantangan yang mengurangi kenyamanan saat bermain.
Berangkat dari persoalan itu, Daigo Tanu Saputra, alumni Visual Communication Design Universitas Ciputra, menghadirkan Yucca Card. Permainan kartu ini mengadaptasi UNO dengan menambahkan kode warna internasional agar pemain dengan keterbatasan penglihatan warna dapat mengenali kartu dengan lebih mudah sekaligus belajar memahami kode warna.
Inovasi tersebut diwujudkan melalui penempatan kode warna di bagian kanan atas setiap kartu. Penanda tambahan ini dirancang untuk membantu pemain mengidentifikasi warna tanpa hanya mengandalkan persepsi visual, sehingga permainan dapat dinikmati dengan lebih inklusif.
“Yucca Card kami buat sebagai hadiah bagi teman-teman yang memiliki keterbatasan buta warna, baik parsial maupun total. Kami ingin menghadirkan permainan yang bisa dinikmati bersama, sekaligus memberikan pengalaman baru melalui pengenalan kode warna internasional,” ujar Daigo, Senin (19/10/2026).
Gagasan Yucca Card juga menjadi bentuk perhatian terhadap Hari Kesadaran Buta Warna Internasional yang diperingati setiap September. Melalui produk yang dekat dengan keseharian masyarakat, Daigo ingin menunjukkan bahwa desain tidak hanya berfungsi memperindah tampilan, tetapi juga dapat membantu menjawab kebutuhan pengguna yang beragam.
Manfaat pendekatan tersebut dirasakan Andriarso Prabowo, pemain dengan buta warna parsial. Ia menilai kode yang tercantum di bagian kanan atas kartu membuat informasi warna lebih mudah dikenali saat permainan berlangsung.
“Menurut saya, ini keren karena kode warnanya lebih jelas dan lengkap. Letaknya di kanan atas kartu, jadi sangat membantu saya mengenali warna saat bermain. Di sisi lain, saya juga bisa belajar mengenal kode warna internasional,” kata Andriarso.
Berbeda dari permainan kartu yang mengandalkan warna sebagai penanda utama, Yucca Card menghadirkan informasi tambahan yang membantu pemain mengidentifikasi kartu. Permainan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran untuk mengenal kode warna melalui pengalaman bermain secara langsung.
Yucca Card tidak hanya dikembangkan dengan mempertimbangkan aksesibilitas. Permainan ini juga menghadirkan karakter dan kartu aksi dengan kemampuan khusus yang menambah variasi strategi.
Sejumlah karakter yang diperkenalkan antara lain Yucca Shielder, Yucca Fighter, Yucca Mage, dan Yucca Archer. Masing-masing memiliki keterampilan berbeda yang dapat memengaruhi jalannya permainan, mulai dari melindungi diri dari serangan kartu lawan hingga memberikan efek tertentu kepada pemain lain.
Kehadiran karakter dengan kemampuan khusus membuat pemain perlu mempertimbangkan waktu penggunaan kartu, membaca situasi, dan menentukan strategi untuk menghadapi lawan. Permainan pun tidak hanya bergantung pada kartu yang dimiliki, tetapi juga pada keputusan yang diambil sepanjang pertandingan.
Mekanisme tersebut membuka peluang bagi Yucca Card menjadi media pembelajaran yang menyenangkan. Melalui permainan, pemain dapat berlatih menyusun strategi, mengambil keputusan, memperhitungkan risiko, dan menyesuaikan langkah ketika situasi berubah.
Keterampilan ini juga relevan untuk mengenalkan pola pikir strategis yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk bisnis.
Dalam proses pengembangannya, Daigo turut melibatkan Paulina Sirait, mahasiswa Visual Communication Design, sebagai bagian dari tim desain Yucca Card. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan pengalaman bermain yang menarik sekaligus memperhatikan kebutuhan penggunanya.


















