Surabaya, IDN Times - Pengembangan layanan Bus Trans Jatim berpotensi merambah Pasuruan hingga Jombang pada 2027. Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) kini tengah mengkaji rencana perluasan layanan tersebut, terutama untuk memfasilitasi mobilitas pekerja menuju kawasan industri.

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan, Pasuruan menjadi salah satu wilayah yang dipertimbangkan untuk pengembangan layanan Trans Jatim berikutnya setelah Koridor II Malang Raya.

“​​Kemungkinan Pasuruan. Ibu sudah memerintahkan kita bergerak ke Pasuruan sesuai aspirasi teman-teman buruh pada 1 Mei kemarin, yang meminta difasilitasi ke arah kawasan-kawasan industri,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, arahan tersebut menindaklanjuti aspirasi buruh yang menginginkan akses transportasi menuju kawasan industri lebih mudah. Meski demikian, rencana pengembangan ke Pasuruan masih dalam tahap kajian.

Nyono menyebut pengoperasian layanan yang direncanakan tersebut ditargetkan pada tahun depan atau 2027. Namun, Dishub Jatim masih perlu mematangkan kajian sebelum merealisasikan rencana itu.

Selain Pasuruan, Jombang - Mojokerto juga masuk dalam daftar wilayah yang sedang dikaji untuk pengembangan Trans Jatim. Kedua daerah tersebut turut mengajukan permintaan perluasan layanan.

“Jombang dalam kajian, Mojokerto dalam kajian,” katanya.

Saat ini, Trans Jatim telah mengoperasikan tujuh koridor yang menghubungkan sejumlah daerah di Jawa Timur. Jaringan tersebut mencakup rute Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Mojokerto, hingga Pasuruan.

Koridor I menghubungkan Terminal Porong di Sidoarjo, Terminal Purabaya di Surabaya, hingga Terminal Bunder di Gresik. Koridor II melayani rute Terminal Purabaya–Terminal Kertajaya Mojokerto, sedangkan Koridor III menghubungkan Mojokerto dengan Gresik.

Koridor IV melayani rute Gresik–Paciran, Lamongan. Koridor V menghubungkan Surabaya dengan Bangkalan melalui Jembatan Suramadu. Koridor VI melayani rute Mojokerto–Mojosari–Porong–Japanan, Pasuruan, sedangkan Koridor VII menghubungkan Paciran, Lamongan, dengan Dukun, Gresik.

Di wilayah Malang Raya, Trans Jatim juga memiliki Koridor I yang menghubungkan sejumlah terminal di Kota Malang hingga Kota Batu. Sementara itu, Koridor II Malang Raya dengan rute menuju Gondanglegi dan Terminal Talangagung di Kepanjen dijadwalkan mulai beroperasi pada 30 Oktober 2026.