Warung di Malang Bikin Pembeli Belajar Matematika Lagi

- Warung Bang Jun membuat pembeli menghitung tagihan makanannya sendiri
- Pemilik warung, Junaedi, awalnya iseng namun kini jadi ciri khas
- Video viral di TikTok membuat warung semakin ramai, Junaedi berharap mahasiswa belajar matematika lagi
Malang, IDN Times - Sebuah warung lalapan ayam goreng di Dusun Jetak Lor, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mendadak viral. Tempat makan bernama Warung Bang Jun ini viral karena membuat pembelinya menghitung tagihan makanannya sendiri dengan cepat. Cara ini justru membuat banyak mahasiswa di Malang jadi penasaran, selain karena makanannya di sana yang enak.
1. Berawal dari iseng, kini jadi ciri khas Warung Bang Jun

Pemilik Warung Bang Jun, Junaedi menceritakan jika ia awalnya membuka usaha warung makan lalapan ayam pada 2015. Awalnya satu porsi lalapan ayam dihargai Rp10 ribu, tapi seiring dengan naiknya harga bahan pokok, kini harga satu porsi lalapan ayam adalah Rp12 ribu. Dalam satu porong, pembelian sudah mendapatkan 1 potong ayam, nasi, dan sayur kol.
Junaedi mengatakan jika membuat pengunjung menghitung tagihan makanannya sendiri bukan diciptakan secara sengaja. Awalnya ia iseng, tapi ternyata banyak mahasiswa yang salah dalam menghitung pertambahan. Ia yang gemas, terus melanjutkan caranya ini agar para mahasiswa sekalian belajar matematika.
"Ya cuma awalnya iseng, malah jadi kebiasaan, sekarang jadi ciri khas. Para mahasiswa juga merasa seperti itu (jadi tantangan), mereka penasaran kan hitungannya kecil tapi kok rumit. Perasaan saya sudah mahasiswa tapi hitung-hitungan sulit," terangnya saat ditemui pada Senin (26/1/2026).
2. Junaedi kaget karena viral di TikTok

Video Junaedi yang membuat mahasiswa menghitung tagihan makanannya sendiri ternyata direkam oleh salah satu pelanggannya dan menjadi vira di TikTok. Ia mengatakan tidak tersinggung meskipun direkam tanpa sepengetahuannya, justru menurutnya viralnya video tersebut membuat warungnya makin ramai.
"Saya juga gak tahu, itu kerjaannya mahasiswa yang tiba-tiba memvideokan. Saya juga gak paham, tiba-tiba saya dikasih tahu sudah viral di TikTok. Setelah viral itu alhamdulillah ada tambahan (jumlah pembeli)," bebernya.
3. Junaedi berharap para mahasiswa yang datang bisa belajar matematika lagi

Lebih lanjut, Junaedi mengaku bersyukur karena tidak ada yang tersinggung meskipun ia menyuruh pembeli menghitung tagihan makanannya sendiri. Ia berharap kedepannya para mahasiswa yang datang ke warungnya agar belajar matematika lebih baik lagi.
"Moga-moga anak-anak itu lebih pintar hitung-hitungan lagi. Tapi saya bersyukur karena dampak viralnya itu positif,' pungkasnya diikuti gelak tawa.


















