Pemudik Pelabuhan Tanjung Perak Capai 67 Ribu, Meningkat 17 Persen

- Jumlah pemudik kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 67.618 orang pada H-7 Lebaran 2026, naik 17 persen dibanding tahun sebelumnya.
- Penumpang turun terbanyak berasal dari Balikpapan sebanyak 12.501 orang, sedangkan penumpang naik terbanyak menuju Lembar dengan total 4.571 orang.
- Pihak pelabuhan menambah ruang tunggu sementara dan titik parkir penyangga di Prapat Kurung, Kalimas, serta Kalimas Baru untuk antisipasi cuaca ekstrem dan keterlambatan kapal.
Surabaya, IDN Times - Pemudik angkutan Kapal Laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencapai 67.618 orang pada H-7 Lebaran 2026, Sabtu (14/3/2026). Jumlah tersebut meningkat 17 persen dibanding tahun 2025.
"Jumlah total penumpang (turun dan naik) mengalami Kenaikan sebesar 17,40% dari jumlah total penumpang pada masa Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025 dengan 57.595Jiwa penumpang," ujar General Manager Cabang Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa Ana Adiliya, Sabtu (14/3/2026).
Jumlah penumpang turun terbanyak berasal dari Pelabuhan Balikpapan dengan total penumpang 12.501 penumpang atau sebesar 26.71 persen dari total keseluruhan penumpang turun. "Sedangkan untuk jumlah penumpang naik terbanyak dengan tujuan Pelabuhan Lembar dengan total sebanyak 4.571 penumpang atau sebesar 22.28 persen dari total keseluruhan penumpang naik," jelasnya.
Selama angkutan Lebaran 2026, julah total kunjungan kapal mencapai 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat. Sementara rata-rata jumlah kunjungan kapal sebanyak setiap harinya adalah 16 armada.
Mengantisipasi cuaca ekstrem, pihaknya menyiapkan penambahan ruang tunggu sementara l. Bila kapal mengalami penindasan pelayaran, calon penumpang bisa istirahat di tempat yang telah disediakan.
"Jadi kami Mengantisipasi, kami menambah kapasitas ruang tunggu sementara, jadi ketika ada kapal delay. Penumpang nyaman menunggu.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan titik-titik penyangga parkir kendaraan untuk mengantisipasi adanya penundaan kapal sandar maupun layar. Titik tersebut berada di Prapat Kurung, Kalimas dan Kalimas Baru.
"Kemudian kami menyiapkan buffer ketika ada stuck untuk kendaraan menjemput dan kendaraan kapal. Ada tiga titik Prapat Kurung, Kalimas, Kalimas Baru," pungkas dia.

















