KA Commuter Prediksi 1 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran

- KA Commuter Area Surabaya memprediksi 1,014 juta penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026, naik sekitar 1,15 persen dibanding tahun sebelumnya.
- Sebanyak 50 perjalanan Commuter Line dioperasikan tiap hari menghubungkan Surabaya dengan kota-kota seperti Malang, Blitar, Probolinggo, dan Cepu.
- KAI Commuter menyiagakan 539 petugas serta melakukan penataan fasilitas stasiun untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna selama periode mudik.
Surabaya, IDN Times - KA Commuter Area Surabaya memprediksi selama angkutan Lebaran jumlah penumpang mencapai 1.014.653 orang. Jumlah tersebut naik 1,15 persen dibanding tahun 2025 lalu yang mencapai 988.846 penumpang. Masa Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 berlangsung selama 18 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
“Volume pengguna pada masa Angkutan Lebaran 2026 diproyeksi mencapai 1.014.653 orang, meningkat sebesar 103 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 988.846 pengguna.” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda di Stasiun Surabaya Gubeng, Jumat (13/3/2026).
Karina menjelaskan sepanjang masa Angkutan ini tersedia total 755.594 kuota pengguna selama periode ini. “Total KAI Commuter Area 8 Surabaya menyiapkan kapasitas angkut sebanyak 34.345 penumpang per hari” jelas Karina
Selama masa Angleb 2026, KAI Commuter Area 8 Surabaya akan mengoperasikan sebanyak 50 perjalanan Commuter Line setiap harinya yang menghubungkan kota-kota di Surabaya, Probolinggo, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu serta Bojonegoro.
Saat ini KAI Commuter Area 8 Surabaya mengoperasikan setiap harinya layanan Commuter Line Doho/Penataran relasi Surabaya – Blitar/Kertosono sebanyak 16 perjalanan, Commuter Line Jenggala 3 Perjalanan, Commuter Line Arjonegoro relasi Sidoarjo -Bojonegoro 9 perjalanan, Commuter Line Blorasura relasi Surabaya – Cepu 4 Perjalanan dan Commuter Line Supas relasi Surabaya – Pasuruan/Probolinggo 8 Perjalanan.
“Untuk kapasitas pengguna Commuter Line sesuai jarak >100 KM dengan kapasitas 120 persen, 100 persen tempat duduk dan 20 persen tanpa tempat duduk sedangkan jarak <100 KM dengan kapasitas 150 persen, 100 persen tempat duduk dan 50 persen tanpa tempat duduk,” tutur Karina.
Guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna, KAI Commuter menyiagakan total 539 petugas frontliner yang terdiri dari petugas loket, passenger service, kesehatan, WALKA, pengamanan stasiun (PAM), operator rescue, hingga petugas posko wilayah. Untuk kenyamanan pengguna, KAI Commuter juga melakukan penataan hall Stasiun Kediri, Stasiun Blitar, dan Stasiun Kepanjen serta penataan selasar di Stasiun Cepu dan Stasiun Kandangan.
Standar Pelayanan Minimum (SPM) juga terus dipenuhi mulai dari penambahan guiding block, perbaikan toilet dan mushola di berbagai stasiun serta menyediaan ruang menyusui, charging booth, hingga hiasan bertema Idul Fitri untuk mempercantik area stasiun.
Karina juga mengimbau bagi yang akan melakukan perjalanan menggunakan Commuter Line di wilayah Surabaya dan sekitarnya agar merencanakan perjalanan sejak awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Pemesanan lewat aplikasi tersebut sudah bisa dilakukan mulai 7 hari sebelum jadwal keberangkatan.
“Sebelum keberangkatan, pengguna yang akan melakukan perjalanan menyiapkan kartu identitas asli pada saat boarding untuk mempercepat proses pengecekan tiket pemberangkatan keretanya,” tutup nya.

















