Puncak Mudik, Pelabuhan Tanjung Perak Dipadati Penumpang

- Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak terjadi selama tiga hari, 12–14 Maret, dengan lonjakan penumpang dari berbagai pulau di Indonesia.
- Data KSOP mencatat total 67.618 penumpang sejak 6–13 Maret, dengan puncak pada 13 Maret mencapai lebih dari 11 ribu orang, mayoritas penumpang turun dari Balikpapan dan Banjarmasin.
- Sebanyak 16 kapal beroperasi setiap hari selama masa mudik, meningkat dari biasanya 12 kapal, sementara pihak pelabuhan berkoordinasi dengan BMKG untuk antisipasi cuaca ekstrem.
Surabaya, IDN Times - Puncak Angkutan Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak terjadi selama tiga hari sejak Kamis (12/3/2026) hingga hari ini, Sabtu (14/3/2026). Pelabuhan pun dipadati pemudik yang tiba dari berbagai pulau di Indonesia.
Pantauan IDN Times, jadwal kedatangan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak cukup padat. Salah satu Terminal yang dipadati penumpang adalah Terminal Surabaya Veem. Terpantau, ratusan penumpang turun dari Kapal Darma Lautan Nusantara (DLN) Oasis sekitar pukul 11.00 WIB.
Salah satu penumpang Kapal yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak adalah Irun (40). Ia merupakan pemudik dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan mudik ke Malang, Jawa Timur. Irun mengaku baru pertama kali mudik naik kapal. "Saya dari Lombok tanggal 13 Maret 2026 (Jumat), ini baru pertama kali, pilih naik kapal karena pengin," ujarnya.
Irun mengaku, selama perjalanan, cuaca di laut cukup baik. Meskipun, di awal-awal berangkat gelombang cukup tinggi. "Awal-awal agak goyang ya, tapi Alhamdulillah aman," kata dia.
Berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, memprediksi puncak mudik di Pelabuhan Tanjung Perak terjadi selama tiga hari, mulai Kamis (12/3/2026) hingga Sabtu (14/3/2026). Sejauh ini, jumlah penumpang terbanyak terjadi pada Jumat (13/3/2026) dengan total 11.076 orang, 8.235 penumpang turun dan 2.842 penumpang naik.
"Sesuai data yang kami dapat, kapal yang datang di Pelabuhan Tanjung Perak. Jadi, terkait dengan penumpang turun dari H- 9 sampai H-7 hari ini. Yang kami sampaikan bahwa penumpang turun rata-rata 8.000 penumpang dan dari Pelabuhan Balikpapan terbanyak sekitar 4.000-an," ujar Kasi Lalu Lintas KSOP Utama Pelabuhan Tanjung Perak, Hendro Priyono ditemui di pelabuhan.
Total penumpang Pelabuhan Tanjung Perak selama massa mudik Lebaran 2026 sejak Jumat (6/3/2026) hingga Jumat (13/3/2026) mencapai 67.618. penumpang naik 20.809 dan turun 46.809. Sementara untuk hari ini, Sabtu (14/3/2026) data penumpang masih belum terekap.
Penumpang terbanyak berasal dari Balikpapan, kemudian disusul Banjarmasin dan selanjutnya dari Makasar, dengan mayoritas penumpang turun. "Iya, karena kami di di Pulau Jawa. Jadi, kita kami menerima dari dari Pulau-pulau di Kalimantan dan Sulawesi, Makassar terkait dengan penumpang yang akan mungkin ke area Jawa," ungkap dia.
Hendro menambahkan, selama angkutan mudik, total armada yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 16 kapal setiap harinya. Sementara hari biasa sekitar 12 kapal. "Kami tambah 4 kapal setiap harinya," ungkapnya.
Mengantisipasi cuaca ekstrem, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Bila cuaca dirasa tidak memungkinkan, pihaknya akan menunda pelayaran.
"Nanti bila cuaca agak tinggi atau kami akan menunda keberangkatan kapal sampai dengan cuaca dari teman-teman BMKG mengatakan bahwa aman untuk pelayaran," pungkas dia.

















