Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sebagian Warga Surabaya Kesulitan Cari Gas LPG 3 Kilogram

Sebagian Warga Surabaya Kesulitan Cari Gas LPG 3 Kilogram
Pembeli gas melon Surabaya saat membeli di pangkalan. (IDN Times/Khusnul Hasana)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Sejumlah warga Surabaya kesulitan mencari LPG 3 kilogram atau gas melon, Selasa (4/2/2025). Hal ini buntut kebijakan pemerintah melarang pengecer jual tabung gas melon, yang hari ini juga dianulir oleh Presiden Prabowo. 

Pantauan IDN Times di lapangan, terlihat sejumlah masyarakat di Kawasan Kampung Malang Tengah I, Kecamatan Tegalsari Surabaya silih bergantre mendatangi pangkalan LPG. Sebab, hanya di pangkalan ini saja LPG 3 kilogram tersedia. 

Mereka yang membeli di pangkalan tersebut mayoritas membawa lebih dari dua tabung. Tapi penjual hanya melayani maksimal dua pembelian.

Salah satu yang mengalami kesulitan mencari gas LPG adalah Hanafi (32) terlihat menenteng dua tabung gas melon. Dia datang terlihat senang ketika mengetahui bahwa di pangkalan tersebut tersedia LPG. 

Hanafi mengatakan, dia sudah mencari di sejumlah warung di kawasan Kaliasin. Namun, tak menemukan gas melon yang ia cari. 

"Sudah cari di warung warung ga ada, gatau kalau mereka ga boleh jualan, nyari ke warung kelontong daerah kaliasin, tapi ga ada semua," ungkapnya.

Dia menggunakan gas melon itu hanya untuk kebutuhan rumah tangga. "Buat rumah tangga, gaada pemberitahuan di awal," kata dia.

Selain di warung, dia sudah mencari di beberapa agen, tetapi hanya di Kampung Tengah I, Surabaya saja yang tersedia. "Agen di sana juga habis, untung ada yg ngasi tau di sini," pungkas Hanafi. 

Pembeli lain, Zumaroh (56) juga merasa kesulitan mencari LPG. Dia sudah mencari LPG di beberapa agen, namun hanya di Kampung Tengah I dia mendapatkan gas melon. "Iya susah, di sana (pangkalan lain) tidak ada," ujarnya. 

Dia membeli LPG itu untuk dijual lagi. Saat datang ke pangkalan, dia membawa enam tabung gas melon, namun penjual hanya bisa melayaninya maksimal dua tabung. "Ini untuk dijual lagi, biasanya saya kirim (ke pembeli)," jelasnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
Zumrotul Abidin
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

29.869 Murid Lolos SPMB SMA Jatim, Jalur SMK Masih Dibuka

28 Jun 2026, 09:48 WIBNews