Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiga Pasien COVID-19 Diisolasi di RSJ Menur Alami Gangguan Mental
rsjmenur.com

Surabaya, IDN Times - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya menjadi salah satu rumah sakit rujukan COVID-19. Beberapa pasien baik yang berstatus PDP, maupun terinfeksi positif virus SARS CoV-2 dengan gejala ringan harus dirawat di sini.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa ada tiga pasien yang dirawat mengalami gangguan mental berupa depresi. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama RSJ Menur, dr Moch Hafidin Ilham, saat live streaming konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (12/5) malam.

"Saya sampaikan, ada pasien yang kita rawat isolasi, memang tidak sampai ganguan jiwa, tapi ada beberapa gangguan seperti depresi, insomnia," ujarnya.

1. Padahal mereka diisolasi karena kasus COVID-19

Ilustrasi virus corona. IDN Times/Mia Amalia

Padahal, kata Ilham, ketiga pasien ini dalam kondisi mental yang normal ketika dirujuk pertama kali ke RSJ Menur. Sebab, mereka hanya akan menjalani isolasi karena kasus COVID-19. "Mereka juga dirawat, diisolasi sekian hari di sana (RSJ Menur) sekian hari, menjadi orang depresi dan insomnia," kata Ilham.

2. Ada satu pasien ODGJ jadi PDP

rsjmenur.com

Selain itu, RSJ Menur juga merawat satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terinfeksi COVID-19. Kini pasien tersebut kondisinya terus membaik, tapi masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan masih harus diisolasi.

"Pasien OFGJ ini rujukan dari RSJ Lawang, baru satu ini yang kami rawat," ucap Ilham.

"Namun sore tadi hasilnya PCR-nya negatif, akan kami ulang besok. Kami rawat dengan PDP di ruang isolasi," dia menambahkan.

3. RSJ Menur khusus libatkan dokter paru, psikolog dan psikiater

medicalacademic.co.za

Lebih lanjut, Ilham mengatakan bahwa penanganan COVID-19 di RSJ Menur tak hanya ditunjang oleh dokter paru-paru dan dokter penyakit dalam. Psikolog serta psikiater juga disiapkan untuk para pasien. "Sehingga bisa kita tangani beberapa orang yang mengalami gangguan tidur, depresi, terjadi demikian," Ilham.

"Saat ini kami persiapkan sekitar 100 bed, dan kami sedang merawat pasien Covid-19 sejumlah 52 pada hari ini," lanjutnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article