Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

9 Hektare Lahan di Magetan Terbakar dalam Sehari, BNPB Ingatkan Ini

Kota Surabaya
2 min read
9 Hektare Lahan di Magetan Terbakar dalam Sehari, BNPB Ingatkan Ini
Lahan terdampak kebakaran di Gunung Bancak, Dukuh Sambiroto Desa Garon yang berada di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Dok. BPBD Kabupaten Magetan.
  • Dua kebakaran lahan terjadi di Magetan dalam periode 26-27 September 2026, melanda Singolangu di Sarangan dan hutan rakyat Gunung Bancak di Kawedanan.

  • Total 9 hektare lahan terbakar, terdiri dari 4 hektare di Singolangu dan 5 hektare di Gunung Bancak; tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

  • BPBD dan tim gabungan memadamkan serta menyekat api, sementara BNPB mengimbau warga menghindari pembakaran lahan dan waspada cuaca ekstrem, angin kencang, serta banjir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Jawa Timur (Jatik). Dalam sehari, dua titik kebakaran dilaporkan terjadi di Kabupaten Magetan dengan total lahan yang terbakar mencapai 9 hektare.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dua kejadian tersebut dalam periode Sabtu (26/9/2026) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (27/9/2026) pukul 07.00 WIB.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, kebakaran pertama terjadi di kawasan lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. "Lahan seluas empat hektare membara dilalap si jago merah," ujarnya.

Penyebab kebakaran tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan. Begitu menerima laporan, BPBD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Belum selesai persoalan di Sarangan, kebakaran juga terjadi di wilayah lain di Kabupaten Magetan. Kali ini api melanda lahan hutan rakyat Gunung Bancak, tepatnya di Dukuh Sambiroto, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan. Lahan seluas lima hektare dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.

BPBD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus penyekatan untuk mencegah api merambat ke wilayah di sekitarnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. BNPB melaporkan api di kawasan hutan rakyat Gunung Bancak berhasil dipadamkan pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan penanganan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Dengan dua kejadian tersebut, sedikitnya 9 hektare lahan di Magetan terbakar dalam satu hari. Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, dua kejadian ini kembali menunjukkan ancaman kebakaran lahan yang masih perlu diwaspadai selama periode kemarau.

Berton mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Salah satu langkah penting adalah menghindari aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran dan memperluas dampaknya.

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga terhadap ancaman bencana lain yang dapat muncul bersamaan, termasuk cuaca ekstrem, angin kencang, dan banjir. Masyarakat diminta mengikuti informasi serta peringatan dini yang disampaikan pemerintah dan pihak berwenang.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More