Surabaya, IDN Times - Antusiasme murid Sekolah Rakyat (SR) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Wetan sangat tinggi. Semangat mereka terus terpancar sejak pagi hingga siang hari. Mengikuti seluruh rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama, Senin (14/7/2025).
Rangkaian yang mereka ikuti, mulai dari pembukaan SR secara daring oleh Kementerian Sosial (Kemensos) hingga tes kesehatan maupun kebugaran. Hal ini dilakukan lantaran para murid ini langsung tinggal di asrama yang disediakan.
Koordinator Sekolah Rakyat Unesa, Mufarrihul Hazin mengatakan, siswa sekolah rakyat menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai proses belajar. Tes kesehatan mencakup kondisi fisik secara lengkap, mulai tinggi, dan berat badan, kesehatan gigi, kesehatan mata, dan lainnya.
"Selain itu, dilakukan juga ada pemetaan potensi bakat melalui pemeriksaan DNA talenta dan psikologi untuk mengenali potensi masing-masing. Kompetensi dasar akademik juga dimapping, mencakup kemampuan dasar bahasa, matematika, dan literasi digital," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unesa, Nurhasan menekankan bahwa sekolah rakyat di Unesa sifatnya berkelanjutan. Selain belajar, para murid dapat mengembangkan potensi dan talenta hingga lulus, mereka juga disiapkan untuk bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi, utamanya di Unesa.
“Murid nanti dipetakan bakat dan talentanya, lalu diberi pembinaan yang relevan dan berkelanjutan. Sebagai wujud komitmen, Unesa menyiapkan tempat studi lanjut di Unesa, dan kami siapkan beasiswa,” tegasnya.
Tawaran kuliah tersebut disertai dengan syarat yang harus dipenuhi murid. “Syaratnya ada tiga, murid harus belajar, belajar, dan belajar,” tukas Hasan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Sebelum Masuk, Siswa Sekolah Rakyat Dites Kesehatan dan Potensi Bakat

Pemeriksaan kesehatan murid Sekolah Rakyat Unesa. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
Take a Deeper Read
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Siswa Sekolah Rakyat Kota Malang Awali Kegiatan Belajar Hari Ini14 Jul 2025, 13:39 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
Editorial Team
EditorFaiz Nashrillah
Related Article
Khofifah akan Mendigitalisasi 400 Kitab Turarts Hasil Pemikiran Ulama10 Oct 2026, 13:55 WIB
Langgar Aturan, 64 Unit Rusunawa di Tanah Merah Surabaya Disegel10 Oct 2026, 13:36 WIB
Ini Tarif Tol Prosiwangi Gending-Paiton Berlaku 14 Oktober 202610 Oct 2026, 11:32 WIB
Venue Porprov Jatim di Surabaya Dikebut dalam Dua Bulan10 Oct 2026, 09:39 WIB
3 Hari Pascaledakan Ruko di Pakuwon City, Polisi Tunggu Hasil Labfor09 Oct 2026, 18:44 WIB
30 Napi High Risk Lapas Lowokwaru Malang Dipindah ke Nusakambangan09 Oct 2026, 16:29 WIB
Air PDAM Cuma Mengalir Sesekali, Warga Ngawi Berburu Bantuan Air09 Oct 2026, 16:28 WIB
Bocah TK di Ponorogo Tewas Tenggelam, Sempat Terjepit di Dasar Sungai09 Oct 2026, 16:13 WIB
War 500 Undangan Upacara Hari Jadi Pemprov Jatim ke-81 Ludes09 Oct 2026, 16:12 WIB
Armuji Tegaskan Pilwali Surabaya 2029 Tak Boleh Diwarnai Nepotisme09 Oct 2026, 16:10 WIB
Bulog Ponorogo Raya Lampaui Target Pengadaan Beras 79.264 Ton09 Oct 2026, 14:28 WIB
Fakta LPMK Romokalisari Diduga Pungli, Ditemukan Sajam09 Oct 2026, 12:38 WIB
Pertalite Langka di Sejumlah SPBU Malang, Ternyata Ini Sebabnya09 Oct 2026, 12:35 WIB
Pakar ITS Ungkap Strategi Jaga Energi RI di Tengah Gejolak Global09 Oct 2026, 10:36 WIB
2 Pleton Yonif TP 529 Magetan Diterjunkan Bantu Pemadaman Karhutla09 Oct 2026, 10:33 WIB
Kata Damkar Surabaya Soal Tanda Kebocoran Gas Agar Tidak Meledak 09 Oct 2026, 10:31 WIB
Nikel Dunia Surplus, Ekonom Soroti Moratorium09 Oct 2026, 10:30 WIB
Ditinggal Hajatan, 5 Rumah Warga Ngawi Dibobol Maling, Rp16 Juta Raib09 Oct 2026, 07:57 WIB
Bus Trans Jatim Koridor II Malang Direstui, Mengaspal Bulan Ini08 Oct 2026, 21:40 WIB
Pembebasan Bersyarat Bechi Dicurigai Maladministrasi08 Oct 2026, 18:16 WIB