Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sopir Truk Molen di Madiun Tewas di Dalam Tangki
Sopir molen terpeleset masuk kedalam tangki. IDN Times/ Riyanto

Madiun, IDN Times - Naas menimpa Gunari (46), warga Dusun Kepel, Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Ia tewas saat membersihkan truk pengaduk semen alias molen. Gunari tepeleset dan masuk pada tabung molen di tempatnya bekerja pada pabrik pemasok beton PT Citra Indo Beton (Ciamix) di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (07/08/2023).

1. Korban diduga kurang hati-hati saat membersihkan tabung pengaduk

Sopir molen terpeleset masuk kedalam tangki. IDN Times/ Riyanto

Diduga pada saat membersihkan molen, korban kurang hati hati. Ia kemudian tepeleset dan ikut terseret masuk ke dalam tabung pengaduk itu. 

"Kronologinya, korban ini sedang menunggu antrian untuk megisi semen. Saat menunggu korban membersihkan tangki truk AE 8508 UF yang disopirinya. Korban menyalakan mesin pengaduk dan berputar secara pelan. Korban diduga tertelan kedalam molen," kata ujar Kapolsek Balerejo, AKP Slamet Riadi.

2. Evakuasi dilakukan dengan memotong tabung

Sopir molen terpeleset masuk kedalam tangki. IDN Times/ Riyanto

Menurut Slamet, korban pertama kali diketahui rekannya pukul 09.05 WIB. Mulanya mereka mencari keberadaan korban. Lantaran hanya menemukan sepatu,, para rekan korban pun naik ke truk molen. "Korban ditemukan  berada di dalam mesin dengan keadaan sudah meninggal dunia." 

Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut pada kepolisian setempat. Polisi yang menerima laporan pun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Sayangnya, proses evakuasi tak semudah yang dibayangkan. Polisi pun terpaksa memotong tabung menggunakan las.

3. Hasil visum korban tewas akibat batok kepalanya pecah

IDN Times/ Riyanto

Posek Balerejo yang mendapatkan kabar tesebut langsung mendatangi lokasi memasang garis polisi dan melakukan olah TKP bersama Tim Inafis dan SPKT Polres Madiun. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Caruban guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

"Batok kepala korban pecah, serta kaki dan tanggannya patah diduga terbentur benda keras di dalam molen yang berputar," kata Staf Bagian Instalasi Kamar Jenazah RSUD Caruban Mochammad Harianto. Saat ini jenazahnya masih berada di kamar jenazah RSUD Caruban menunggu kedatangan keluarga untuk dilakukan visum lebih lanjut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article