Massa Aksi Mahasiswa Surabaya di Grahadi Berangsur Pulang

- Massa mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi membubarkan diri sekitar pukul 16.00 WIB setelah aksi berlangsung dan situasi mulai berubah.
- Sejumlah orang berpakaian hitam muncul, mengumpulkan serta membakar sampah plastik di akses pintu masuk Grahadi hingga menimbulkan asap hitam pekat.
- Korlap aliansi mahasiswa Unair menyatakan sikap menolak MBG dan Koperasi Desa Merah Putih sebelum massa bergerak meninggalkan lokasi menuju Monkasel.
Surabaya, IDN Times - Massa mahasiswa yang menggelar demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi mendadak membubarkan barisan pada sekitar pukul 16.00 WIB. Tak lama kemudian, sejumlah massa berpakaian serba hitam memasuki area aksi. Mereka mengumpulkan sampah plastik lalu membakarnya di badan jalan, tepat di akses pintu masuk Grahadi.
Melihat hal tersebut, mahasiswa yang mengenakan almamater kampus memilih berkumpul bersama kelompok masing-masing, seperti mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, seperti dari UNSA, UPN tampak berkemas masing-masing. Sementara itu, massa berpakaian hitam masih terlihat membakar tumpukan sampah sembari menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.
Hingga pukul 16.15 WIB, asap hitam masih membumbung tinggi di depan Gedung Negara Grahadi. Kelompok berpakaian hitam tetap berada di sekitar lokasi pembakaran, sedangkan mahasiswa berkumpul dan menunggu situasi. Mereka juga menyanyikan lagu Buruh Tani serta sesekali meneriakkan yel-yel, "Hidup Mahasiswa!".
Korlap aksi dari aliansi mahasiswa Unair mengambil komando untuk menyatakan sikap atas aksi hari ini diantaranya yakni menolak MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Usai membacakan pernyataan sikap, mereka berbalik arah meninggalkan kawasan Jalan Gubernur Suryo menuju titik kumpul awal mereka di kawasan Monkasel Jalan Pemuda Surabaya.

















