Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Soal Pilkada Surabaya, Dirut PDAM: Saya Patuh 100 Persen ke Bu Risma

Soal Pilkada Surabaya, Dirut PDAM: Saya Patuh 100 Persen ke Bu Risma
Cawawali Surabaya Mujiaman. IDN Times/Tarida Alif
Share Article

Surabaya, IDN Times - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Surya Sembada Surabaya Mujiaman menyebut bahwa namanya diajukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk menjadi pendamping Machfud Arifin pada Pilkada Surabaya 2020. Namun, sejauh ini belum ada surat tertulis yang diterimanya.

"Ya saya dengar, tapi baru lisan. Karena belum ada surat atau tertulis ke saya," ujarnya dikonfirmasi IDN Times, Senin (3/8/2020).

1. Akan minta izin ke Risma jika ada pinangan maju Pilkada Surabaya

Ilustrasi Pilwali Surabaya 2020 (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pilwali Surabaya 2020 (IDN Times/Mardya Shakti)

Jika pengajuan itu benar adanya dan dia dipinang mendampingi Machfud di Pilkada nanti, maka dirinya akan meminta restu dulu ke Wali Kota Tri Rismaharini. Baginya, izin Risma-sapaan sangat penting untuk karier dia ke depannya.

"Harus izin wali kota. Jangan sampai ada sesuatu yang bertentangan dengan wali kota. Saya patuh dan taat," kata Mujiaman.

2. Patuh 100 persen ke Risma

Mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman saat ditemui di kantornya, Senin (9/3). IDN Times/Fitria Madia
Mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman saat ditemui di kantornya, Senin (9/3). IDN Times/Fitria Madia

Sebab, lanjut Mujiaman, dia adalah pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dilantik oleh Wali Kota Surabaya. Sehingga, kewajibannya sekarang ini ialah patuh dengan atasannya.

"Saya pejabat dilantik ibu wali kota, saya patuh 100 persen kepada Bu Risma," ungkapnya.

3. Belum bermimpi jadi pejabat politik

Ilustrasi Pilwali Surabaya 2020 (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pilwali Surabaya 2020 (IDN Times/Mardya Shakti)

Mengenai kesiapannya untuk maju dalam kontestasi politik lima tahunan, Mujiaman mengaku awam. Sebab, selama ini dirinya ialah seorang profesional di bidang manajemen industri dan air. Dia tidak bermimpi sedikit pun jadi pejabat politik.

"Saya juga tidak tahu ujung karier saya bagaimana, belum pernah mimpi jadi pejabat politik," ucapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Kali Surabaya Belum Tamat, 34 Spesies Ikan Masih Bertahan Lawan Polusi

31 Mei 2026, 18:12 WIBNews