Soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, NasDem Tak Tertarik

1. Menyayangkan jika konstitusi mengizinkan

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan bahwa partainya harus menempatkan kepentingan national interest di atas Nasdem maupun siapa saja. Nah, ketika ingin menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya, maka harus merujuk ke konstitusi yang ada.
"Saya bilang berkali-kali, sayang beribu sayang kalau konstitusi mengizinkan," ujarnya saat konferensi pers jelang Rakor Pemenangan Pemilu NasDem Jatim di Surabaya, Senin (28/2/2022).
2. NasDem belum tertarik mendorong wacana itu

Surya menyiratkan supaya konstitusi yang ada tetap dipatuhi. Atas dasar itulah, lanjut dia, NasDem belum tertarik untuk mendorong perpanjangan masa jabatan Presiden. "NasDem belum tertarik. Kita ingin konsolidasi urusan lain dan hormat pikiran parpol yang punya argumentasi dan ide lain untuk usul perpanjangan masa kepemimpinan," katanya.
3. Wacana ini dinilai hanya exercise

Menurut Surya, wacana perpanjangan masa jabatan presiden dari elit partai politik tidak perlu ditanggapi. Dia melihat, isu itu digulirkan layaknya cek ombak. "Masih exercise gak perlu ditanggapi. Karena wacana dan diskursus itu ada hikmahnya juga masyarakat bisa ambil angle perspektif yang kita berharap tentu ada edukasi pendidikan politik," katanya.
"Sistem negara kita demokrasi yang mana demokrasi super liberal. Kalau baru exercise gini dan lempar-lempar kecil ya NasDem pahami itu jadi belum tertarik bahas ini secara serius," pungkas Surya.



















