Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sempat Terseret Arus Sungai, Santri di Bojonegoro Ditemukan Tewas

Sempat Terseret Arus Sungai, Santri di Bojonegoro Ditemukan Tewas
Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro

Bojonegoro, IDN Times - Ahmad Nur Faiz Nurul (18) ditemukan meninggal dunia setelah sempat terseret arus Sungai Ngaglik, Bojonegoro, Minggu malam (1/3). Ahmad merupakan santri pondok pesantren (ponpes) Fathul Majid, Kasiman, Bojonegoro.

1. Menyeberang sungai bersama tujuh santri lain

Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro
Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro

Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro Umar Ghoni menjelaskan, peristiwa
tragis itu berawal saat Ahmad hendak menyeberang sungai siang harinya. Ahmad tidak sendirian. Dia bersama dengan tujuh santri lainnya.

Mereka kemudian bergandengan tangan menyeberang sungai. Namun setibanya di tengah, tiba-tiba datang arus sungai yang sangat deras.

"Korban terseret kemudian tenggelam," jelas Umar Ghoni, Senin pagi (2/3).

2. Santri lain sudah mencoba meraih tangan korban

Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro
Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro

Salah seorang santri sudah mencoba menolong korban. Dia mencoba meraih tangan Ahmad. Namun tidak sampai.

Tujuh santri lainnya berhasil mencapai tepi sungai. Namun Ahmad hanyut. Hilang terseret arus sungai. Para santri yang selamat lalu melaporkan kejadian itu kepada warga setempet. Laporan itu selanjutnya diteruskan ke polisi dan BPBD Bojonegoro.

3. Pencarian sempat dihentikan karena terkendala cuaca

Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro
Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro

Petugas kepolisian dibantu BPBD berupaya mencari keberadaan korban. Pencarian sempat dihentikan pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB.

"Sempat dihentikan karena medan yang berat, banyak rumpun bambu di sungai. Kondisi cuaca juga tidak mendukung," imbuh Umar Ghoni.

4. Imbau warga agar tidak mendekati sungai saat cuaca tak menentu

Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro
Petugas BPBD Bojonegoro dibantu TNI dan Polri saat mencari korban tenggelam. IDN Times/Dok. BPBD Bojonegoro

Selanjutnya, BPBD bersama TNI, Polri, relawan KRI, dan perangkat desa setempat, melanjutkan pencarian. Korban berhasil ditemukan pada pukul 18.30 WIB. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan. Atas kejadian ini pihaknya mengimbau kepada semua pihak agar tidak mendekati sungai saat cuaca tak menentu seperti sekarang. Arus deras dari hulu sungai bisa tiba-tiba datang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Imron
EditorImron

Latest News Jawa Timur

See More

Tuntut Dosen Dipecat, Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi

19 Mei 2026, 16:45 WIBNews